Sedih, Paskibraka Bengkalis Jadi Satu-satunya yang tak Dapat Hak Karsa di Riau, "Kalian menutup mata dan telinga seolah tak terjadi apa-apa"

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Selasa, 2 Januari 2024 | 06:10 WIB
Pengorbanan Paskibraka Bengkalis saat latihan persiapan HUT RI di Bengkalis.
Pengorbanan Paskibraka Bengkalis saat latihan persiapan HUT RI di Bengkalis.

RIAUMAKMUR.COM, BENGKALIS - Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bengkalis mengaku tak menyangka akan diberi harapan palsu atau PHP oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Keluhan Pemberian Harapan Palsu (PHP) ini disampaikan para Paskibraka melalui akun TikTok Paskibraka Bengkalis, @ppikabupatenbengkalis.

Dalam postingan Tiktok ini, Paskibraka Bengkalis menceritakan awal mula mereka menjadi korban PHP dari Pemkab Bengkalis.

Baca Juga: Protes Karena Dipecat Golkar, Anak dan Saudara Bupati Bengkalis Rupanya Terbukti Nyaleg di PDI Perjuangan

Dilansir Riaumakmur.com dari akun Tiktok tersebut, mereka memposting beberapa foto kegiatan Paskibraka di Bengkalis Agustus 2023 lalu.

Foto pertama memperlihatkan Paskibraka bersama Forkompinda Bengkalis, yang ditengah-tengah mereka tampak Bupati Bengkalis, Kasmarni.

Kemudian mereka menceritakan bagaimana perjuangan mereka bisa berhasil mengibarkan bendera merah putih di Bengkalis, pada HUT RI ke-78 lalu.
Terlihat pengorbanan mereka latihan dibawah terik sinar matahari, sampai kaki pegal-pegal dan kulit mereka gosong akibat terik matahari yang begitu kuat.

Baca Juga: Proses PAW Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Bengkalis Terhalang Administrasi, Hj Aisyah Sayangkan Sikap Sekwan


Dan hasil perjuangan mereka, acara upacara bendera di Bengkalis berlangsung dengan lancar.

Terlihat kebahagian mereka karena latihan selama sebulan belakangan membuahkan hasil yang maksimal.

Tapi setelah itu, mereka merasa sedih karena harus berpisah, setelah satu bulan bersama-sama latihan dan tinggal di satu asrama karantina.

Baca Juga: KPU Diduga Hambat Proses PAW Anggota DPRD Bengkalis dari Golkar dan PKS, Syahrial: KPU Jangan Sesat Pikir

"karna tugas kita sudah selesai, sekarang waktunya kita pulang kekecamatan masing- masing :(, sedih pisah sama merekavang menemani di bulan di karantina. Gapapa guys, nanti kita melepas rindu di KARSAAAA," tulis akun tersebut.

Karya wisata (Karsa) yang mereka harapkan akhirnya hampir terwujud, karena ada surat resmi dari Pemkab Bengkalis pada tanggal 24 November 2023, yang isinya akan memberangkatkan mereka ke Pulau Batam.

Setelah empat bulan penantian, mereka akhirnya akan berangkat Karsa. Dan Pemkab sudah mengirim surat resmi terkait keberangkatan mereka pada 15-18 Desember 2023.

Baca Juga: Berpengaruh Kepada Pemenangan AMIN, Markarius Anwar Minta PKB dan Nasdem Selesaikan Dinamika Politik di Bengkalis

Sayangnya, H-1 keberangkatan, mereka dapat kabar buruk karena Pemkab membatalkan keberangkatan mereka, dengan alasan anggaran kas daerah tidak ada.

Padahal mereka sudah mempersiapkan semuanya. Tapi mereka tetap sabar dan berharap dana itu bisa segera cair.

Puncaknya, Pemkab Bengkalis menginformasikan bahwa mereka tidak bisa diberangkatkan karena sampai pada akhir tahun, dana tersebut belum juga cair.

Baca Juga: Diduga Melakukan Intervensi dan Pengancaman, Masyarakat Geruduk Kantor Camat Rupat

Sontak saja, informasi ini membuat mereka kecewa karena harapan untuk Karsa pupus. Padahal diantafa mereka sudah menunggu sampai melewatkan momen natal tanpa keluarga.

Dalam caption postingan itu, terlihat mereka menulis caption yang sedih, dan meminta kepastian kepada Pemkab Bengkalis.

Berikut isi caption nya:

"pak buk kami telah melaksanakan tugas kami menaik dan menurun kan bendera dengan tuntas kemana kah hak kami pak? buk? kenapa di prov riau hanya paskibraka kab.bengkalis yang mengalami hal seperti ini, jujur kami para anggota paskibraka sangat kecewa dengan ini semua pak, buk, perjuangan kami sebulan seperti tidak di hargai, tidak diapresiasi kan.. dari awal bapak ibuk berjanji akan memberi kan kami sebuah penghargaan berupa piagam, karya wisata, Uang saku. akan tetapi sampai saat ini kemana bukti janji janji manis bapak ibuk sekalian pada waktu awal dulu. Hak kami hilang entah kemana, dana nya hilang tidak tau kemana 

kami ingin hak kami pak buk.., kemana tanggung jawab para pengurus kalau sudah terjadi kejadian seperti ini?

kalian menutup telinga dan mata seperti tidak ada kejadian apa apa, sedangkan kami disini sangat di rugikan. sebagian dari kami memilih untuk tidak pulkam merayakan natal bersama keluarga dikarenakan karsa ternyata di php kan, kami harap ada tindakan dari bapak ibuk untuk kejadian ini," tulis akun tersebut.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Sumber: Tiktok @ppikabupatenbengkalis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X