RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Jalan Jenderal Sudirman ujung, tepatnya dekat Jembatan Siak IV menjadi langganan banjir setiap kali hujan lebat melanda Kota Pekanbaru.
Misalnya, dalam beberapa hari ini, curah hujan di Pekanbaru yang tinggi membuat kondisi jalan tergenang air, akibat saluran air yang tidak mampu menampung besarnya aliran air.
Informasi yang dirangkum, pemerintah pusat sendiri sebenarnya sudah menganggarkan dana Rp 104.838.750.000 untuk memperbaiki aliran air di Parit Belanda, sebagai upaya menangani banjir di Pekanbaru.
Baca Juga: Kader Antusias Sambut Anies - Muhaimin, PKB Pekanbaru Mulai Incar Posisi Pimpinan DPRD
Sayangnya, sampai hari ini proyek tersebut belum juga dimulai.
Tokoh masyarakat Kota Pekanbaru, Dr Taufik Arrakhman, membenarkan adanya rencana pengendalian banjir tersebut.
"Di Badan Wilayah Sungai (BWS) yang merupakan perpanjangan tangan dari Kementerian PUPR, sudah menganggarkan dana untuk UFCSI (Urban
Flood Control System Improvement) Pengandalian Banjir Kota Pekanbaru, tepatnya di sektor III atau saluran Parit Belanda," ujarnya, Kamis (4/1/2024).
Baca Juga: Gala Premiere Film Buya Hamka, Taufik Arrakhman Berharap Bisa Jadi 'Role Model' Orang Minang
Dia menyayangkan progres pengerjaan proyek yang rencananya akan memakai sistem multiyears ini yang tak kunjung dimulai.
Padahal, ujar Anggota DPRD Riau periode 2014-2019 Dapil Kota Pekanbaru ini, berdasarkan rencana dari pemerintah pusat, proyek ini sudah harus dimulai sejak Desember lalu, karena Oktober dan November itu masa lelang.
"Kalau pandangan kita dari luar, sepertinya ini kendalanya ada di sistem birokrasi, ini yang perlu ditelusuri, apa penyebab keterlambatannya? Dan yang bisa menjawab itu adalah pejabat birokrasi yang terkait," tambahnya.
Baca Juga: Semangat Kembalikan Kursi di DPRD Pekanbaru, PKB Targetkan Kenaikan Kursi 600 Persen
Dikatakan Taufik Arrakhman, proyek yang berkaitan dengan pengendalian banjir di Kota Pekanbaru harus menjadi prioritas utama, karena sudah sangat menganggu masyarakat.
Mulai dari akses lalu lintas yang terganggu, jalan yang rusak, aktivitas ekonomi terhambat, kemudian kesehatan masyarakat terancam, dan berbagai persoalan lainnya.
Dan lebih parahnya, banjir di Kota Pekanbaru telah merenggut nyawa manusia.
Baca Juga: Banjir Meluas di Riau, 9 Kabupaten Kota Tetapkan Status Siaga Darurat
"Artinya persoalan banjir harus jadi prioritas, siapkan program jangka pendek dan jangka panjangnya. Ini sudah ada anggaran dari pusat, harus segera di follow up oleh pemerintah daerah," jelas Ketua DPC PKB Kota Pekanbaru ini.
Mestinya, lanjut Caleg DPR RI Dapil Riau 1 ini, pemerintah daerah, baik Pemko Pekanbaru maupun Pemprov Riau, mesti menjalin sinergisitas dengan kementerian, bagaimana proyek ini segera dimulai.
"Selama ini pemerintah daerah selalu beralasan keterbatasan anggaran, nah ini sudah ada anggaran dari pusat, ya dikejar lah. Saya yakin, kalau pemerintah daerah dan Kementerian PUPR bisa saling bersinergi, persoalan banjir di Pekanbaru bisa teratasi," tuturnya.
"Makanya, kita mendorong Pemko dan Pemprov aktif berkomunikasi dengan kementerian, bagaimana banjir di Pekanbaru teratasi. Semua harus saling bersinergi untuk kepentingan masyarakat Pekanbaru," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Lirik Lagu 11 Januari 'Bertemu Menjalani Kisah Cinta Ini' - GIGI
Kilang Pertamina Telah Mampu Produksi Avtur Dengan Campuran Sawit, Bisa Dipakai Pesawat Komersil
Selain Penuh Kontroversi dan Disebut Kurang Persiapan, Knetz Soroti Venue Acara Seoul Music Awards 2024 yang Tampak Kosong, Kenapa?
Setelah 11 Etnis Rohingya Diamankan, Kedapatan 6 Lagi Warga Etnis Rohingya di Dumai, Sudah Diserahkan ke Pihak Imigrasi
Rilis Teaser Seperti Film Horror, Netizen Korea Akui Berekspektasi Tinggi Terhadap Comeback Terbaru NMIXX 'Fe304: BREAK'
Dipimpin Seventeen, BTS dan Stray Kids, Inilah Daftar 30 Artis KPop dengan Penjualan Album Terlaris Sepanjang Masa di Hanteo
Pakai Sepatu Bots Terasa Kurang Nyaman, Begini Caranya Buat Nyaman Dipakai
Image-nya Sudah Melekat Banget, YoonA SNSD Kembali Perbarui Kontrak dengan Agensi SM Entertainment Untuk Ketiga Kalinya
AHN Minta Kontrak PPPK di Perpanjang Hingga Batas Usia Pensiun
Comeback 8 Januari, ITZY Tampilkan Koreografi Kuat dan Intens di Teaser MV Untouchable