RIAUMAKMUR.COM, PELALAWAN - Warga Pelalawan belum sepenuhnya bisa tenang.
Pembukaan pintu air di PLTA Koto Panjang menjadi kekhawatiran bahwa banjir belum mereda.
Pada Selasa (30/1/2024) pintu air di Waduk PLTA Koto Panjang kembali ditambah bukaannya setinggi 1,4 meter.
Pembukaan pintu air ini dilakukan karena debit air waduk yang cukup tinggi dari hulu.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau M Edy Afrizal mengatakan, penambahan bukaan pintu waduk PLTA Koto Panjang karena intensitas curah hujan di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) cukup tinggi.
Baca Juga: Samsung Buka-bukaan Soal Keunggulan Exynos 2400 di Galaxy S24 dan S24+
Pembukaan pintu air ini akan memberi dampak ke daerah aliran Sungai Kampar.
Kabupaten Pelalawan menjadi hilir dari aliran Sungai Kampar juga terkena dampak oleh kondisi ini.
Baca Juga: Miliki Popularitas Merata, Netizen Korea Sebut Tak Ada Grup yang Bisa Menandingi Aura BLACKPINK
Bukaan pintu air ini akan berdampak pula dengan kondisi ketinggian air di Jalintim Sumatera yang berada di Pelalawan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Pelalawan Zulfan mengatakan, pihaknya tetap mengimbau agar masyarakat yang tinggal di bantaran sungai untuk mewaspadai banjir susulan oleh dibukanya pintu air.
BPBD terus intens melakukan pemantauan debit air sungai Kampar sehingga jika kondisi banjir kian mengkhawatirkan, maka upaya evakuasi warga akan kembali dilakukan.
Artikel Terkait
Peternak Ikan Keramba di Sungai Kampar Beberes Akibat Dibukanya Pintu Air PLTA Koto Panjang
Sambil Sosialisasi Pemilu, Kapolsek Bangkinang Barat Pantau Pintu Air PLTA
Kabar Baik,Hari Ini PLTA Koto Panjang Kembali Turunkan Bukaan Pintu Air Setinggi 50 CM