Pemerintah Targetkan 1.000 Pelaku UMKM di Pekanbaru dapat Memanfaatkan Subsidi Bunga Pinjaman Bank

photo author
Ikhwan RM, Riau Makmur
- Selasa, 13 Februari 2024 | 20:38 WIB
16.050 UMKM di Riau Naik Kelas Bersertifikat Halal
16.050 UMKM di Riau Naik Kelas Bersertifikat Halal

RIAUMAKMUR.COM - Pemerintah menetapkan target agar program pemberian subsidi bunga pinjaman bank pada tahun 2024 dapat tersalurkan kepada 1.000 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Pekanbaru, sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan UMKM di wilayah tersebut.

Meskipun sudah ada sekitar 200 UMKM yang berhasil memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Pekanbaru, angka tersebut masih jauh dari target.

"Dari total sekitar 400 pendaftar, hanya 200 yang berhasil memenuhi kriteria. Untuk itu, kami menargetkan program ini dapat tersalurkan kepada 1.000 pelaku UMKM," kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Pekanbaru, Sarbaini, Selasa (13/2/2024).

Baca Juga: Pj Wali Kota Pekanbaru Lepas Distribusi Logistik Pemilu 2024 dari Gudang KPU

Ia menyoroti bahwa BI Checking atau layanan informasi untuk mengetahui riwayat atau jejak skor kredit atau pinjaman debitur masih menjadi kendala bagi pelaku UMKM dalam mendapatkan bantuan subsidi bunga pinjaman bank.

Hal ini menunjukkan bahwa proses pemeriksaan kredit menjadi salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan agar bantuan subsidi dapat lebih mudah diakses oleh UMKM yang membutuhkannya.

"Karena BI Checking ini kan sistemnya online. Ketika pelaku UMKM sudah meminjam di bank lain, tentu pihak BPR (Bank Perkreditan Rakyat) tidak bersedia mengucurkan dana. Itu kendala yang paling banyak," ungkapnya.

Baca Juga: Rakor Yayasan Daarul Qur'an Khairunnas Riau, Ini Harapan Gubri Edy Natar Nasution

Sementara itu bagi pelaku UMKM yang dinyatakan memenuhi persyaratan, mereka akan direkomendasikan ke BPR agar bisa diberikan pinjaman sebesar Rp5 sampai Rp15 juta.

"Nantinya dari suku bunga normal 12 persen, itu seluruhnya ditanggung oleh Pemko Pekanbaru. Kalau tahun lalu (2023), itu kan subsidinya hanya 9 persen. Kalau tahun ini ditanggung seluruhnya, 12 persen. Jadi 0 persen bunganya," terang Sarbaini. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ikhwan RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X