RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau optimis inflasi di Riau tahun 2024 akan aman terkendali. Apa lagi, hingga Januari 2024, tingkat inflasi sudah jauh melandai jika dibandingkan tahun sebelumnya. Apalagi, Provinsi Riau memiliki pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tertinggi ke-6 di seluruh Indonesia dan ke-2 di Sumatera.
Kepala BI Riau, Panji Achmad mengatakan pada awal tahun 2024, gabungan 4 kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Provinsi Riau mengalami inflasi sebesar 0,11% (mtm), yang lebih rendah dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,17% (mtm). Dengan demikian, inflasi tahunan Riau pada Januari 2024 mencapai 2,35% (yoy).
"Inflasi Riau pada tahun 2024 diprakirakan akan terkendali dalam kisaran sasaran inflasi nasional sebesar 2,5% + 1% (yoy), mengingat pencapaian inflasi Provinsi Riau pada tahun 2023 sebesar 2,50% (yoy)," kata Panji Achmad, Jumat (16/2/2024).
Baca Juga: Ini Kata BI Soal Strategi dan Penguatan Program Pengendalian Inflasi di Riau Tahun Ini
Ia menambahkan bahwa inflasi yang terkendali tak lepas dari peran serta dan koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah dan mitra strategis untuk menahan laju inflasi.
"Dengan demikian, ekpektasi inflasi akan lebih menurun, inflasi jadi aman terkendali dengan realisasi yang lebih rendah dari prakiraan awal," kata Panji Achmad.
Ia juga menjelaskan bahwa di tengah dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian, ekonomi Riau tetap menunjukkan daya tahan dan pertumbuhan yang solid.
Baca Juga: BI Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Riau Tahun 2024 Tumbuh hingga 4,8 Persen, Ini Faktor Penyokongnya
Pada triwulan IV 2023, perekonomian Riau tumbuh sebesar 4,02% (yoy), yang relatif stabil dibandingkan dengan triwulan III 2023 yang tumbuh 4,01% (yoy). Dengan perkembangan ini, pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau secara keseluruhan tahun 2023 tercatat tumbuh kuat sebesar 4,21% (yoy).
KPw BI Provinsi Riau memprakirakan pertumbuhan ekonomi Riau tahun 2024 akan meningkat dalam kisaran 4,0 hingga 4,8%, didukung oleh permintaan domestik, terutama pertumbuhan konsumsi yang berlanjut, termasuk dampak positif dari penyelenggaraan pemilu dan pilkada.
Baca Juga: BI Riau: Ekonomi Riau 2024 Diprediksi Naik, Inflasi Terkendali
Selain itu, peningkatan investasi juga diantisipasi, terutama dengan selesainya Proyek Strategis Nasional (PSN), seperti Jalan Tol Rengat Pekanbaru Seksi Junction Pekanbaru Bypass Pekanbaru.
"Namun, upaya untuk meningkatkan kinerja ekspor diprakirakan masih akan menghadapi tantangan, mengingat perlambatan ekonomi global dan belum pulihnya harga komoditas sepenuhnya," tukasnya.
Artikel Terkait
40 Pelaku UMKM Fesyen Dapat Kesempatan Belajar di Program BI Bootcamp Wastra Riau 2023
Halal bi Halal Demokrat Riau Dihadiri Dua Mantan Gubernur, Semua Kader Diminta Kampanyekan Demokrat dan Anies
PDI Perjuangan Riau Gelar Halal bi Halal Sekaligus Konsolidasi Pemenangan Ganjar, Ini Jadwalnya
Halal bi Halal PDIP Dihadiri Dua Bupati di Riau, Relawan Ganjar Diajak Berkoordinasi, Ini Kontak Personnya..
BI Berencana Melakukan Redenominasi Rupiah, Hal Ini Perlu Diperhatiakn Baik Oleh BI
BI Berkolaborasi Kementerian Keuangan Rilis Data Utang Luar Negeri Indonesia Bulan Mei, Klaim Alami Penurunan
Deputi Gubernur BI: Sektor UMKM dan Pariwisata Diharapkan Mampu Mendorong Ekonomi Domestik
BI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Digital di Riau Lewat Festival QREN Pekan QRIS Nasional
BI Checking Berganti Nama Jadi SLIK OJK
Pemprov Riau dan BI Gelar Pasar Murah di Bengkalis, Emak-Emak Semringah Dapat Sembako Harga Miring