Di Riau Petugas TPS Sakit Tinggal 1 Orang Jalani Perawatan, 3 Meninggal Dunia

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Sabtu, 24 Februari 2024 | 00:17 WIB
Pengawas TPS
Pengawas TPS

RIAUMAKMUR.COM - Dari ratusan petugas Tempat Pemungutan Suara (TPS), pemilihan umum (Pemilu) serentak 2024 di Riau yang sakit. Saat ini hanya tinggal satu orang yang masih sakit dan menjalani perawatan di Puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) provinsi Riau drg Sri Sadono Mulyanto mengatakan, berdasarkan laporan yang pihaknya terima dari dinas kesehatan kabupaten/kota di Riau. Total ada 368 petugas KPPS di Riau yang sakit dan harus dibawa ke rumah sakit dan juga Puskesmas.

“Dari total 368 petugas KPPS di Riau yang dilaporkan sakit, saat ini yang masih perlu menjalani perawatan tinggal satu orang,” kata Sadono, Jumat (23/2). 

Baca Juga: Besok, KPU Kepulauan Meranti Gelar PSU di Pulau Merbau

Lebih lanjut dikatakannya, dari 368 petugas KPPS yang sakit tersebut, 25 diantaranya dibawa ke rumah sakit. Kemudian 343 dibawa ke Puskesmas, dari jumlah tersebut tiga orang diantaranya dilaporkan meninggal dunia.

“Satu orang masih dirawat di Puskesmas, tiga orang meninggal dunia. Diantaranya petugas KPPS di Kabupaten Kuantan Singingi, Kampar dan juga Bengkalis,” ujarnya.

Untuk keluhan para pasien tersebut, selain akibat kelelahan, beberapa petugas KPPS harus mendapatkan perawatan karena penyakit sebelumnya seperti masalah pada lambung kambuh. Kemudian, ada juga yang mengalami hipertensi.

“Selain kelelahan ada juga yang maag nya kambuh. Kemudian, ada juga yang hipertensi,” sebutnya. 

Sementara itu, jika dilihat berdasarkan daerahnya, petugas KPPS yang sakit tersebut diantaranya berasal di Kabupaten Siak, Bengkalis, Rokan Hilir, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kampar, Kepualaun Meranti.

“Kuantan Singingi, Pelalawan, Rokan Hulu dan juga Dumai. Untuk yang paling banyak sakit berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi,” ujarnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X