RIAUMAKMUR.COM - Kesedihan mendalam masij menyelimuti rumah Almarhum Bruno (34), seorang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Desa Pangkalan Serik, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.
Bruno meninggal dunia setelah melaksanakan tugasnya sebagai pengawal demokrasi. Bruno meninggalkan seorang istri bernama Dewi dan dua orang anak yang masih kecil.
Polres Kampar mengungkapkan rasa belasungkawa mereka dengan memberikan santunan dan bantuan sosial kepada keluarga Almarhum.
Baca Juga: Cegah Hoax, Polda Riau Pelototi Dunia Maya Pasca Pencoblosan
"Ini adalah bentuk empati dan kepedulian kami terhadap keluarga yang ditinggalkan," ujar Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja, yang diwakili oleh Kasat Intel Polres Kampar AKP Asril Syaputra.
Selain santunan, Polres Kampar juga memberikan bantuan sosial berupa sembako secara langsung kepada keluarga Bruno.
Kapolsek Siak Hulu yang diwakili oleh Kanit Intelkam Polsek Siak Hulu Ipda Ferry Setiawan turut hadir dalam acara tersebut, bersama PS. Kanit 1 Sat Intelkam Polres Kampar Aipda Rahmad Hidayat serta anggota KPPS 3 Desa Pangkalan Serik.
Mereka disambut dengan hangat oleh keluarga Almarhum Bruno, dalam suasana kesedihan yang mendalam.**