Pj Gubri Hadiri Rakor Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan Jelang HBKN 2024

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Senin, 4 Maret 2024 | 23:46 WIB
Pj Gubri Hadiri Rakor Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan Jelang HBKN 2024
Pj Gubri Hadiri Rakor Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan Jelang HBKN 2024

RIAUMAKMUR.COM - Dalam akan menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Pj Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto secara langsung menghadiri Rapat Koordinasi terkait Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan Jelang Puasa-Idul Fitri 2024.

Kegiatan ini dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Hotel Kempinski Jakarta, Senin (04/03).

Pertemuan secara nasional tersebut bertujuan sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan pada bulan ramadan. Sehingga momen HBKN 2024 ini dapat di waspadai bersama agar menjaga tingkat inflasi yang terkendali.

Baca Juga: Pakar Teknik Yakin SF Hariyanto Bisa Tuntaskan Persoalan Kerusakan Jalan di Pekanbaru

Dikatakan Mendagri Tito Karnavian, berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 500.1.2/510/SJ tentang pengendalian harga dan stok pangan di daerah terdapat berbagai poin penting. Hal ini seperti menjamin kelancaran gerakan pangan murah dan mengoptimalkan penggunaan anggaran. 

Kemudian, melakukan distribusi pangan dari daerah surplus ke daerah defisit serta memperkuat kerja sama antardaerah, Forkopimda, hingga Pemerintah Pusat melalui TPID dan satuan tugas ketahanan pangan untuk menjamin ketahanan pangan.

Baca Juga: Mendagri Minta Pemda Kendalikan Harga Pangan, Ini Upaya Pemprov Riau

Dirinya menambahkan, untuk melaksanakan pengendalian tersebut tentu terdapat berbagai langkah-langkah penting yang harus di perhatikan yakni ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bahan pokok serta stabilitas keamanan selama HBKN dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar. Tak hanya itu saja perlu juga dilakukan peninjauan dan koordinasi penetapan kebijakan tarif daerah.

“Ketika harga-harga naik atau langka perlu kita jaga, ini sangat berkolerasi dengan situasi keamanan. Tolong kita jaga agar masyarakat khususnya yang beragama islam dapat menjalankan ibadah ramadhannya dengan baik, hindari potensi gejolak yang memancing situasi apalagi berhubungan politik identitas keagaamaan. Kemudian kita harus menjaga arus mudik dan arus balik,” katanya.

Baca Juga: Pemkab Kampar Bersama TP PKK Riau Tanam 200 Bibit Cabai di Desa Ridan Permai

Dijelaskan, setiap pihak harus dapat mecari balance antara menyenangkan produsen dan menyenangkan konsumen. Karena negara kita adalah juga sebagai memproduksi sekaligus konsumsi.

“Kita Indonesia jika harganya terlalu murah sekali kasihan petani dan penghasil lainnya. Termasuk pengusaha yang memproduksi serta nelayan. Sebaliknya kalau misalnya harganya tinggi sekali masyarakat menjerit karena tidak terjangkau harganya. Oleh karena itu kita harus membalance angka inflasinya terkendali menyenangkan kedua-duanya, tersenyum dua-duanya,” jelasnya.

Mendagri Tito mengimbau, usai dari rapat koordinasi nasional ini agar pemerintah daerah dapat menggelar rakor bersama pihak terkait. Dirinya juga berpesan Pemda juga bisa berhati-hati dalam menaikkan pajak dan retribusi, supaya tidak memberatkan masyarakat.

“Pada tingkat pusat kita bekerja sesuai dengan tupoksi masing-masing dan di daerah kita minta setelah ini juga nanti teman-teman Gubernur bisa melakukan rapat untuk mengendalikan inflasi daerah masing-masing sesuai dengan permasalahan masing-masing wilayah. Rekan-rekan Bupati/Wali Kota juga silakan koordinasi dengan Forkopimdan dan pengusaha,” imbaunya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X