RIAUMAKMUR.COM - Sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketersediaan air minum perpipaan di wilayah Kota Pekanbaru, Pemerintah Kota Pekanbaru bermaksud untuk memperluas cakupan pelayanan air minum perpipaan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
Perjanjian Kerjasama tersebut ditandatangani pada Tanggal 16 Desember 2020 antara Perumda Air Minum Tirta Siak Pekanbaru sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) bekerja sama dengan PT PP Tirta Madani selaku Badan Usaha Pelaksana (BUP) untuk Proyek Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum dengan Kapasitas 750 Liter/Detik di Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Siak Kota Pekanbaru (Proyek Investasi).
Proyek tersebut termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan Bentuk Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), yang bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan air minum di wilayah tersebut dengan melibatkan kolaborasi antara sektor publik dan swasta.
Baca Juga: Resmikan SPAM Semarang Barat, Presiden: Bantu Masyarakat Peroleh Air Bersih Terjangkau
Proyek Investasi merupakan salah satu upaya nyata sinergi antara pemerintah, BUMD, dan badan usaha swasta untuk menjamin ketersediaan air minum yang layak bagi kepentingan masyarakat Pekanbaru. Proyek KPBU SPAM Pekanbaru membagi jangka waktu konstruksi selama enam tahun, dimulai dari 2021 hingga 2027.
PT PP Tirta Madani memiliki tanggung jawab utama untuk mengoperasikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan memastikan kualitas, kuantitas, serta kontinuitas dari pengolahan air minum yang layak dan sesuai dengan Permenkes. Saat ini, pemasangan pipa telah mencapai 40% cakupan area.
Baca Juga: Usai Lawatan ke Afrika, Presiden Akan Resmikan SPAM Mebidang di Sumut
"Tidak hanya instalasi pipa, namun juga kualitas air kami perhatikan setiap harinya, uji lab kami tidak hanya setiap dua jam sekali, namun juga ada lab independent dari sucofindo yang kami lakukan secara berkala setiap bulannya," ungkap Direktur PT PP Tirta Madani Reza Afnan pada Kamis (7/3/2024).
Saat ini, beberapa wilayah kelurahan dengan District Meter Area (DMA) telah selesai dibangun, memungkinkan pelanggan Perumda Tirta Siak untuk dipindahkan atau direlokasi ke penggunaan pipa baru dengan kualitas foodgrade.
Baca Juga: 3.500 SR di Dumai Terima Suplai Air Bersih SPAM Durolis
Diantara DMA yang telah dimulai proses relokasi antara lain DMA 149 di Kelurahan Jadirejo dan Tanah Datar, DMA 119 di Kelurahan Labuh Baru Timur, DMA 143 di Kelurahan Kota Tinggi Atas dan Kelurahan Rintis Atas, DMA 134 di Kelurahan Sekip, DMA 146 di Kelurahan Sumahilang, Kelurahan Suka Mulia, dan Kelurahan Simoang Empat.
Selain itu, pelanggan pada DMA 129 juga telah mulai direlokasi, termasuk di Kelurahan Kampung Dalam, Sago Kanan, dan Sukarami.
DMA pada prinsipnya juga bisa mngecover lebih dari satu kelurahn dan kelurahan yang sama bisa juga terbagi menjadi dua DMA yang berbeda pembangunannya.
Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Air Bersih, PP Tirta Riau Siap Operasikan SPAM Pekanbaru - Kampar
Terkait dengan hal tersebut maka saat ini, selain dilakukannya relokasi Pelanggan Tirta Siak namun juga dilakukannya pendataan.
Artikel Terkait
Tingkatkan Pelayanan, Penanganan Keluhan Pelanggan Perumdam Tirta Siak Tetap Berjalan selama Libur Lebaran
Gubri Syamsuar: SPAM Air Siap Minum untuk Masyarakat Pekanbaru - Kampar Segera Beroperasi
Perumdam Tirta Siak Raih Penghargaan Entrepreneurial Marketing Award 2023
Gubri Syamsuar: SPAM Pekanbaru - Kampar Terbesar Kedua di Riau Setelah SPAM Regional Durolis
Penuhi Kebutuhan Air Bersih, PP Tirta Riau Siap Operasikan SPAM Pekanbaru - Kampar
3.500 SR di Dumai Terima Suplai Air Bersih SPAM Durolis
Usai Lawatan ke Afrika, Presiden Akan Resmikan SPAM Mebidang di Sumut
Resmikan SPAM Semarang Barat, Presiden: Bantu Masyarakat Peroleh Air Bersih Terjangkau