Baca Juga: Pacu Keberlanjutan Industri, Indonesia Luncurkan Program Eco-Industrial Park
Namun demikian, dalam pengoptimalan penggunaan produk lokal ini, kuncinya adalah kedisiplinan dalam implementasi merealisasikan anggaran. “Kami berharap, dengan pelaksanaan business matching ini, akan bisa menyosialisasikan aturan penggunaan produk dalam negeri serta mempromosikan kemampuan hasil produksi dalam negeri dalam pengadaan barang/jasa pemerintah,” jelas Eko.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Suharti memaparkan, dalam Business Matching 2024, pihaknya turut menampilkan produk-produk inovasi dari berbagai program penelitian yang bekerja sama dengan sektor industri dan pembinaan UKM.
“Contohnya, program SMK Pusat Keunggulan oleh satuan pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan yang bekerja sama dengan industri menghasilkan inovasi produk seperti peralatan rumah sakit, mesin CNC, dan perlengkapan interior kereta api,” ungkapnya.
Baca Juga: Kemenperin Perkuat Hubungan Kerja Sama dengan Korea Selatan, Tingkatkan Kompetensi SDM Terampil
Di samping itu, mampu menghasilkan produk dalam negeri yang menjadi subtitusi impor, antara lain charging station untuk mobil elektrik, drone, sepeda motor hasil konversi ke energi listrik, perangkat pengukur kualitas air, dan bus listrik merah putih.
“Kami juga melaksanakan program Pendidikan Kecakapan Wirausaha dan Pendidikan Kecakapan Kerja untuk membantu masyarakat menghasilkan produk UKM seperti hasil olahan kopi, produk film animasi, juga produk wastra yang juga sebagai bentuk perlindungan dan pengembangan karya seni budaya,” imbuhnya. ***
Artikel Terkait
Kemenperin: IKM Furnitur Perlu Ciptakan Produk Inovatif dan Ramah Lingkungan
Pacu Keberlanjutan Industri, Indonesia Luncurkan Program Eco-Industrial Park
Nilai Ekspor Memukau, Kinerja Industri Perhiasan Kian Berkilau
Kemenperin Perkuat Hubungan Kerja Sama dengan Korea Selatan, Tingkatkan Kompetensi SDM Terampil
Terjatuh di Sungai Indragiri, Seorang Anak Hilang dalam Pencarian Tim SAR
Kemenperin Kembangkan Sagu untuk Diversifikasi Karbohidrat
Nilai Komitmen Business Matching 2024 Lampaui Rp 1.428 Triliun
Miliki Sertifikat TKDN, Perusahaan Industri Raih Peluang Belanja Pengadaan
Serahkan Peran Official Partner Country ke Norwegia, Indonesia Kembali Hadir di Hannover Messe 2024
Pengoptimalan Program P3DN Cepat Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045