RIAUMAKMUR.COM-, Kedeputi Kedaulatan Maritim dan Energi bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) dan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia menyelenggarakan Bilateral Maritime Dialogue (BMD) kedua di Paris, Prancis.
Dari keterangan tertulis yang diterima redaksi Infopublik, Sabtu (16/3/2024), dalam pertemuan tersebut juga diselenggarakan Business and Economic Session Meeting yang diikuti delegasi Indonesia dari BUMN swasta, dan asosiasi Indonesia dengan Prancis.
Delegasi Indonesia terdiri dari wakil PT Pertamina International Shipping, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI); dan Indonesian National Shipowners Association (INSA).
Baca Juga: Modernisasi 41 Kapal TNI, Prabowo: Kekuatan Maritim Indonesia akan Diperhitungkan
Delegasi Indonesia dipimpin oleh Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan, Badan Riset dan Inovasi Nasional, Mego Pinandito yang mewakili Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kemenko Marves, Jodi Mahardi. Sedangkan Delegasi Perancis dipimpin oleh Laurent Saint-Martin, Direktur Jenderal Business France.
Dalam pertemuan ini, Mego Pinandito, mengatakan bahwa pentingnya sesi bisnis Indonesia-Perancis adalah untuk membuka potensi kerja sama bisnis dan industri di sektor maritim yang lebih luas dan konkret.
Sesi business meeting diselenggarakan di saat meningkatnya tantangan global, di tengah krisis perang, proses pemulihan pandemi dan perubahan iklim ekstrem.
BisnisBaca Juga: Optimisme PGN Subholding Gas Pertamina Perkuat Eksistensi Bisnis Gas Bumi dan Ketahanan Energi
“Pemerintah kedua negara, berkomitmen kuat untuk meningkatkan kemitraan strategis BUMN-swasta yang dapat berkontribusi signifikan untuk pemulihan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan khususnya di sektor bisnis maritim,” kata Mego.
Ia menambahkan, saat ini dukungan besar dari dunia usaha sangat penting karena akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan regenerate income, terutama untuk masyarakat di hulu dan hilir industri maritim Indonesia.
Dukungan ini juga dinilai akan sangat mendukung upaya pemerintah dalam menstabilkan pertumbuhan ekonomi yang diperoleh dari bisnis dan hilirisasi industri maritim Indonesia.
Baca Juga: Sabang Jadi Pelabuhan Hub Transit, Dukung Pengembangan Ekonomi dan Pariwisata
Indonesia bersama Prancis bertekad untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi biru Indonesia yang berinvestasi pada kesejahteraan dan peningkatan kapasitas manusia. Tujuan akhirnya ialah dapat membuka peluang kerja yang layak bagi semua orang dan menghapuskan segala bentuk kemiskinan.
Sementara itu, Direktur Jenderal Business France, Laurent Saint-Martin, mengungkapkan bahwa kerja sama antara Indonesia-Prancis sangat baik untuk kedua negara.
“Indonesia dan Prancis memilki banyak persamaan terhadap bisnis sektor kemaritiman, seperti memiliki garis pantai yang panjang, dan beberapa kota memiliki pelabuhan sehingga kemitraan antar kedua negara sudah sepatutnya saling menguntungkan dan mendukung,” ujarnya.
Artikel Terkait
PT Angkasa Pura II Bagikan 1.450 Takjil Gratis di Bandara SSK II Pekanbaru
Sinopsis War of Faith, Drama China Terbaru Wang Yibo Setelah Vakum 2 Tahun
Kelompok Tani Nantu Lestari Bangun Semangat Menerapkan Pertanian Ramah Lingkungan
Presiden akan Berkantor di IKN, Kemenko Polhukam Gelar Rakor Persiapan Pertahanan
Safari Ramadan di Koto Gasib, Husni Ingatkan Warga Tak Bakar Lahan
Wakil Ketua Komisi I DPR Fasilitasi Pemulangan Pasien Bocor Jantung Asal Aceh
Kalahkan Ginting, Jonatan Christie Raih Gelar Super 1000 Pertamanya di All England 2024
UNAND Berhasil Kumpulkan 53 Kepingan Emas dari Program "Nabuang Sarok" Semen Padang
Safari ke Pangkalan Terap,Zukri Ingin Memastikan Masyarakat Sudah Menikmati Listrik 24 Jam
Sabang Jadi Pelabuhan Hub Transit, Dukung Pengembangan Ekonomi dan Pariwisata