Otorita IKN Usul Tambahan Anggaran di 2024 Sebesar Rp3,56 Triliun

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Selasa, 19 Maret 2024 | 10:27 WIB
Otorita IKN Usul Tambahan Anggaran di 2024 Sebesar Rp3,56 Triliun
Otorita IKN Usul Tambahan Anggaran di 2024 Sebesar Rp3,56 Triliun

RIAUMAKMUR.COM- Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono mengatakan bahwa pihaknya mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp3,56 triliun pada tahun ini.

Dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Jakarta, Senin (18/3/2024), Bambang mengatakan usulan tambahan anggaran itu dilakukan untuk menjalankan operasional dan pemeliharaan sejumlah sarana prasarana dan infrastruktur yang telah dibangun oleh kementerian/lembaga lain, terutama Kementerian PUPR.

“Kami mungkin dalam sesi yang terpisah ingin mengajukan beberapa rencana tambahan anggaran, utamanya untuk menampung dan mengelola fasilitas infrastruktur dan sarana dan prasarana yang nantinya akan diserahterimakan kepada kami dari kementerian/lembaga lain,” ucap Bambang seperti dilansir dari ANTARA.

 Baca Juga: Otorita IKN Tunjukkan Konsistensi Pembangunan IKN di RDP Bersama Komisi II DPR RI

Bambang menyebut, dalam usulan tersebut, anggaran yang paling besar adalah Deputi Bidang Sarana dan Prasarana, yang membutuhkan tambahan anggaran Rp2,17 triliun.

Anggaran tersebut akan mendukung 22 program yang akan dijalankan, di antaranya program operasi dan pemeliharaan bidang sarana dan prasarana, program pengembangan sarana prasarana dan manajemen transportasi, dan pembangunan sektor perumahan dan permukiman.

Selain itu, tambahan anggaran juga diusulkan untuk mendukung program Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital, yang membutuhkan Rp864,39 miliar, dan Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Rp457,20 miliar.

 Baca Juga: Otorita IKN-Kamajaya Gelar Seminar Nasional dan Sosialisasi LoS Pengelolaan Kawasan

Tambahan anggaran juga diusulkan untuk Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat sebesar Rp57,44 miliar, dan Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan Rp15,03 miliar.

Dalam kesempatan yang sama, Bambang juga melaporkan alokasi dan realisasi anggaran OIKN pada dua tahun lalu.

Pada 2023, alokasi anggaran OIKN mencapai Rp285,90 miliar, dengan realisasi penyerapan sebesar Rp271,71 miliar. Anggaran ini digunakan untuk kegiatan sekretariat dan unit eselon I OIKN.

 Baca Juga: Presiden akan Berkantor di IKN, Kemenko Polhukam Gelar Rakor Persiapan Pertahanan

Sementara itu pada 2024, alokasi anggaran OIKN mencapai Rp434 miliar. Dari total tersebut, terdapat alokasi yang diblokir oleh Kementerian Keuangan sebesar Rp21,7 miliar untuk memenuhi kebijakan automatic adjustment. IKN Diminati Kaum Muda

Bambang menyebut Generasi Z dan milenial tertarik pindah ke Kota Nusantara karena disebutnya menawarkan kualitas hidup yang lebih baik.

“Hasil dialog kami dengan Gen Z dan milenial, tampaknya mereka sangat tertarik untuk ke IKN terutama karena ini merupakan kota dengan standar yang dikembangkan kelas dunia dan memiliki kehidupan yang lebih baik dari sisi lingkungan,” ujar Bambang,

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X