Baca Juga: Corsec BRI Hendy Bernadi Terpilih Sebagai Ketua FH BUMN
“Kita melakukan benchmark kepada negara-negara dengan industri gula yang telah mapan seperti Brazil, di mana sektor industri gula yang kuat harus ditopang oleh pengembangan produk turunan tebu yang berkualitas, sehingga sektor tersebut dapat sustain karena tidak hanya tergantung pada satu komoditas,” ungkapnya.
Selain memproduksi etanol, ID FOOD juga telah mengembangkan produk berbasis tebu berupa spiritus, molases/tetes tebu, hand sanitizer, brown sugar, kecap, gula cair, minuman jus sari tebu, dan PTOC (Pembenah Tanah Organik Cair).
Saat ini lini bisnis gula ID FOOD diperkuat oleh 7 pabrik yang berlokasi di Jawa Barat dan Jawa Timur. Mengelola sebanyak 55 ribu ha lahan baik HGU maupun kemitraan, serta berkontribusi sekitar 270 ribu ton gula setiap tahun. “ID FOOD mengelola 10 persen dari keseluruhan lahan tebu nasional dan berkontribusi 13 persen dari sisi produksi,” ucap Nina. ***
Artikel Terkait
Bank DKI Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Banjir Demak
AP I Resmi Operasikan Posko Lebaran 2024
Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 Resmi Dimulai
Syafaruddin Poti: Pemilihan Dewan Pengawas Syariah BRK Harus Lewat Proses Seleksi Terbuka
Ini Jadwal Libur Siswa SD dan SMP di Pekanbaru
Bandara SSK II Pekanbaru Diprediksi Layani 160 Ribu Penumpang saat Mudik Lebaran
KSPSI Riau Bersama RRI Pekanbaru Gelar Bazar UMKM Pasar Murah
Persiapan MUED Tahun 2024, Ini Harapan Wakil Rektor UNRI
Jelang Wajib Halal Oktober 2024, Pengawas JPH Pekanbaru Lakukan Pengawasan Sertifikat dan Label Halal
Potongan Tarif Tol 20 Persen Jakarta - Semarang Resmi Berlaku