Ini Penyesuaian Jadwal Keberangkatan Kapal Ro-Ro Bengkalis-Sungai Selari

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Senin, 8 April 2024 | 10:50 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

RIAUMAKMUR.COM - Perhatian kepada pengguna jasa kapal penyeberangan Roll On – Roll Off (Ro-Ro) di rute Air Putih, Bengkalis – Sungai Selari, Bukit Batu atau sebaliknya. Harap dicatat, terdapat perubahan jadwal keberangkatan trip pada Hari Raya Idulfitri 1445 dalam beberapa hari mendatang.

Pada hari pertama perayaan Idulfitri 1445 Hijriah, jasa kapal penyeberangan Ro-Ro akan memulai keberangkatannya pukul 13.00 WIB untuk rute Air Putih, Bengkalis – Sungai Selari, Bukit Batu, atau sebaliknya.

Informasi tentang perubahan jadwal keberangkatan pada trip pertama, disampaikan melalui pengumuman nomor 551/UPT.P/DISHUB/IV/2025/21 tanggal 5 April 2024 tentang jadwal pengoperasian kapal penyeberangan Ro-Ro khusus pada Hari Raya Idulfitri 1445.

Baca Juga: Pengumuman! Dermaga II Pelabuhan Roro Bengkalis Bakal Ditutup Pada Tanggal Ini

Perubahan jadwal keberangkatan trip pertama pada hari pertama Idulfitri seperti tahun-tahun sebelumnya, bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada petugas yang beragama Islam untuk menunaikan salat id dan merayakan Idulfitri.

“Bagi masyarakat yang akan berkunjung ke sanak famili ke Pulau Bengkalis maupun di seberangan (Pulau Sumatera) agar memperhatikan jadwal keberangkatan ini,” kata Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan Edi Kurniawan dikutip Senin (8/4/2024).

Diungkapkan Edi, perubahan jadwal ini hanya berlangsung pada hari pertama Idulfitri, selanjutnya pada hari kedua Idulfitri dan seterusnya jadwal kembali normal seperti biasa.

Baca Juga: Gubri Syamsuar Tindaklanjuti Hibah Compact 2 MCC Amerika Serikat untuk Proyek Fasilitas Kapal Roro Dumai Rupat

Terkait jumlah armada kapal penyeberangan, diterangkan Edi, untuk menangani arus mudik dan arus balik, total jumlah kapal penyebarangan sebanyak 5 unit kapal dan 1 unit kapal disiagakan.

“Pada musim perayaan Idulfitri ini kapal Ro-Ro yang melayani rute Air Putih – Sungai Selari atau sebaliknya sebanyak 5 unit, namun tetap disiagakan 1 unit. Namun jika terjadi lonjakan penumpang dan kendaraan, akan diturunkan seluruhnya, sehingga menjadi 6 unit kapal yang beroperasi. Kita lihat situasi di lapangan,” terang Edi. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X