Pekerja PT SPA Tewas Diterkam Harimau, BBKSDA Riau Lakukan Mitigasi

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Minggu, 12 Mei 2024 | 09:03 WIB
Pekerja PT SPA Tewas Diterkam Harimau, BBKSDA Riau Lakukan Mitigasi
Pekerja PT SPA Tewas Diterkam Harimau, BBKSDA Riau Lakukan Mitigasi

RIAUMAKMUR.COM - Pihak Balai Besar Konservasi dan Sumberdaya Alam (BBKSDA) Riau melakukan Mitigasi, paska konflik manusia dan satwa harimau, yang menyebabkan Rahmad (26) tewas di lahan Hutan Tanaman Industri (HTI) Petak 466 Blok L PT SPA Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Kepala BBKSDA Riau Genman Suhefti Hasibuan SHut MM mengatakan, kegiatan mitigasi dilakukan pada Jumat (10/5) setelah pihaknya menerima laporan kejadian.

“Mitigasi ini dilakukan tim BKSDA Riau bersama pihak perusahaan di lokasi kejadian,” kata Kababes, Sabtu (11/5).

Baca Juga: Pastikan Klaim Dukungan ke Rahmansyah tak Benar, Golkar: Perbanyak Saja Turun ke Bawah dan Sampaikan Gagasan

Prosesnya, tim gabungan melaksanakan pengecekan lapangan dan melakukan indentifikasi, lalu pemasangan kamera trap.

“Setelah melakukan pengecekan di lapangan dan identifikasi serta pemasangan kamera trap. Tim gabungan melanjutkan sosialisasi dan edukasi kepada para pekerja di lapangan, bagaimana cara menghindari konflik dengan satwa (harimau, red),” jelas Kababes.

Selain itu, tim BKSDA Riau juga memberikan arahan dan himbauan kepada pihak perusahaan agar menerapkan standar operasional (SOP) mitigasi interaksi negatif harimau secara ketat.

Baca Juga: Tiga Drama Kostum yang Dikabarkan Tayang di Bulan Mei, Joy of Life 2 Hingga Fox Spirit Matchmaker: Red Moon Pact

Sedangkan hasil pengecekan yang dilakukan diketahui bahwa lokasi kejadian berada pada habitat harimau sumatera dengan populasi yang cukup besar.

“Namun, secara legalitas lokasi tersebut bisa tanami oleh pemegang konsesinya,” ucap Genman.

Dijelaskannya, sesuai kronologis yang diterima, korban datang ke lokasi bersama Rahman dan Alwi untuk melakukan penyemprotan gulma di lahan perkebunan Akasia PT SPA, Kamis (9/5) siang sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca Juga: Tak Pernah Mengecewakan, Panggung Encore Seventeen - Maestro di Music Bank Ini Buat Netizen Korea Takjub

“Saat bekerja di lokasi korban dan temannya langsung melakukan pekerjaannya dengan kondisi terpisah antara satu dengan yang lainnya. Sehingga sekitar pukul 14.00 WIB Rahman dan Alwi tiba-tiba mendengar suara Rahmad berteriak minta tolong. Sehingga kedua saksi langsung mencari sumber suara,” terang Kababes.

Namun, saat sumber suara ditangani saksi tidak ditemukan dan disekitar terdapat jejak atau tapak kaki harimau. Selanjutnya, kedua saksi langsung melaporkan temuan mereka ke Kantor Pengelola dan bertolak ke lokasi melakukan pencarian terhadap korban.

“Hasil pencarian korban ditemukan dalam kondisi meninggal dengan kondisi ditemukan sejumlah luka diantaranya ada lima luka bekas gigitan pada leher dan pada bagian telinga. Kemudian, tangan korban sebelah kanan hilang (putus) serta ada luka lecet pada bagian kaki korban,” ungkap Kababes.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X