RIAUMAKMUR.COM - Pemerintah Daerah (Pemda) Manggarai Barat (Mabar) melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga (PKO) menggelar Sosialisasi Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2024 tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di D'AJ Hall Labuan Bajo, Rabu (22/5/2024). Sosialisasi itu dimaksudkan untuk mencegah terjadinya penyelewengan dalam pengelolaan dana BOS tingkat SMP.
Dalam rangka mencapai tujuan tersebut Dinas PKO Manggarai Barat menghadirkan beberapa narasumber, yakni Kepala BPKAD Salvador Pinto, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Labuan Bajo Ngurah Agung Asteka Pradewa Arta, dan Irban wilayah II Inspektorat Manggarai Barat Hendrikus F. Min.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh kepala sekolah dan bendahara dana BOS jenjang SMP dari 96 sekolah se-Kabupaten Manggarai Barat.
Baca Juga: Pemko Langsa Kembali Raih WTP dari BPK RI Atas LKPD 2023
Dalam kata sambutannya, Kepala Dinas PKO Kabupaten Manggarai Barat, Yohanes Hani, menyampaikan bahwa masih banyak ditemukan kekeliruan dalam pengelolaan dana BOS dikarenakan pihak sekolah belum sepenuhnya mengikuti petunjuk teknis yang diberikan. Karena itu, sosialisasi semacam ini perlu dilakukan lagi untuk membangun pemahaman bersama agar pengelolaan dana BOS sesuai dengan juknis yang diberikan.
"Setiap tahun kita selalu mengadakan kegiatan sosialisasi terkait dana BOS tetapi selalu saja ada hal-hal yang kurang sempurna dari cara kita mengelola. Berbagai narasumber, berbagai pengetahuan, berbagai motivasi, berbagai ajakan juga sering diadakan, tetapi ada saja kita sering melupakan hal-hal fundamental yang langsung maupun tidak langsung membawa kita dalam pencobaan, buktinya masih ada saja temuan dan kekeliruan dalam pemanfaatan dana BOS,” papar Yohanes.
“Saya tahu, teman-teman punya niat baik, tetapi ternyata tidak hanya niat baik, harus dibarengi sesuai dengan petunjuk teknis yang menjadi pedoman dalam tata kelola dana BOS,” ujarnya lagi.
Baca Juga: Satlantas Polres Aceh Jaya Lakukan Pembersihan Pohon Tumbang di Jalan Nasional Meulaboh-Banda Aceh
Dijelaskannya pula bahwa sosialisasi itu menjadi bagian pendampingan Pemkab Mabar terhadap satuan pendidikan, dalam hal pengelolaan dana BOS yang dikelola oleh sekolah.
“Diharapkan, setelah sosialisasi ini para kepala sekolah semakin profesional dalam pengelolaan bantuan operasional sekolah ini,” ujar Yohanes penuh harap.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas PPO Kabupaten Manggarai Barat, Fansi Dada, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi pengelolaan Dana BOS Jenjang SMP ini selain bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola Dana BOS yang tertib dan bertanggung jawab serta tepat sasaran, juga agar sekolah memahami tindakan hukum dan norma, serta juknis pengelolaan Dana BOS, memahami pengawasan dan pengendalian internal pemerintah terkait pelaporan dan pertanggungjawaban Dana BOS, serta penatausahaan keuangan dan aset daerah.
Artikel Terkait
Sinopsis Film Komedi Bu Tejo Sowan Jakarta, Anak Sulung Mau Rabi
Program FILAGAM PT KPI Unit Dumai, Inovasi Dari Gambut Menjadi Air Bersih untuk Masyarakat Sungai Pakning
Pemkab Agara Terima Opini WTP Kedelapan dari BPK
Karya Desainer Putri Pala Scarf Tampil di Event AMFF Jakarta
Pemerintah Aceh Siap Capai Target MCP 2024
LPM UIN Ar-Raniry Gelar Lokakarya Persiapan Akreditasi Internasional
Diskominsa Aceh Gelar Pelatihan Penguatan Wawasan Satu Data dan Data Cleaning
Pangdam IM dan Ketua Persit Dikukuhkan sebagai Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting
Satlantas Polres Aceh Jaya Lakukan Pembersihan Pohon Tumbang di Jalan Nasional Meulaboh-Banda Aceh
Pemko Langsa Kembali Raih WTP dari BPK RI Atas LKPD 2023