h. Pos 8 di sebelah kiri Hotel Darut Tauhid, dan
i. Pos 9 di area perluasan Masjidil Haram.
Keberadaan pos-pos yang tersebar ini diharapkan dapat membantu jemaah haji dan sekaligus menghilangkan kehawatiran jemaah haji saat bingung arah pulang ke pemondokan. Sehingga, mereka bisa tenang dan khusyuk dalam melaksanakan ibadah di Masjidil Haram. Anggota sektor khusus Masjidil Haram akan selalu siap sedia selama 24 jam dalam berupaya melindungi jemaah haji Indonesia.
Agar dapat menunaikan rangkaian ibadah haji secara khidmat dan khusyuk, kepada jemaah haji Indonesia, kami berprsan tentang hal yang perlu diperhatikan sebagai berikut :
Baca Juga: Pergi Haji, Pj Wali Kota Padang Panjang Tunjuk Sekda sebagai Plh
1. Pastikan identitas jemaah haji Indonesia selama di Tanah Suci selalu melekat dan tidak boleh tertinggal apalagi hilang. Misalnya, gelang jemaah yang memuat identitas lengkap jemaah haji. Oleh karenanya tidak boleh ditukar dengan gelang jemaah lainnya.
2. Sebelum jemaah haji melaksanakan umrah wajib, sempatkan untuk orientasi sebentar, mengenali hotel yang akan ditempatinya, baik bentuk bangunan maupun tanda-tanda di sekitarnya yang mudah diingat. Jangan lupa ambil gambar hotelnya (foto), dan membawa kartu hotel yang sudah disiapkan. Di dalamnya ada nama hotel, alamat, dan kontak person yang bisa dihubungi bila sewaktu-waktu jemaah haji bingung arah kembali ke hotel.
3. Jangan pergi sendirian selama di Tanah Suci, minimal dua orang. Biasakan selalu pamit/ijin kepada ketua rombongan atau regu.
4. Jemaah tidak boleh panik apabila merasa bingung arah kembali ke hotel. Tampilkan sikap biasa, seolah tidak salah jalan, sambil mencari petugas PPIH yang sudah ditempatkan di titik-titik strategis di sekitar Masjidil Haram. Petugas Haji sudah terlatih dan siap memberikan bantuan kepada jemaah haji Indonesia dalam kondisi apapun dan kapanpun selama 24 jam.
Baca Juga: 4.048 Jemaah Haji Riau Sudah di Tanah Suci, Dua Kloter Berada di Makkah
5. Ciri-ciri petugas haji 2024, menggunakan seragam Baju Putih dengan variasi batik pada leher, pundak, dan lengan, dengan logo merah putih di lengan kanan serta celana dan rompi hitam dengan kartu identitas yang dikalungkan dilehernya. Jemaah tidak usah ragu-ragu melaporkan kondisinya, tunjukkan identitas dan ke mana tujuan jemaah akan diarahkan dan diantar sampai hotelnya.
6. Selalu berdoa memohon pertolongan dan tawakkal kepada Allah SWT serta memperbanyak istihgfar, bermunajat agar dimudahkan jalan pulang. Insya Allah akan menemukan solusi yang terbaik. ***
Artikel Terkait
Resep Es Kul Kul Buah-Buahan Segar, Cocok untuk Ide Jualan
NewJeans Terima Beragam Reaksi Tak Terduga Netizen Usai Resmi Comeback Dengan Lagu How Sweet, Sudah Dengar?
Menkominfo Peringatkan ISP Kooperatif Berantas Konten Judi Online
Jaksa Agung Rotasi Kepala Kejari Pekanbaru, Bengkalis, Dumai, dan Inhu
Jembatan Panglima Sampul Ambruk, Pembangunan Jalur Alternatif di Sungai Perumbi Digesa
Kabupaten/Kota Diminta Usulkan Sapi Kurban Bantuan Presiden di Riau, Minimal Beratnya 1 Ton
Platform Digital Biarkan Konten Judi Online Diancam Denda Rp500 Juta
World Water Forum ke-10 Ditutup Dengan Closing Ceremony dan Malam Budaya
Gegera Pecah Ban Mobil Box Terbalik di Jalan Tol Permai
Ikuti Porseni Tingkat Provinsi Riau 2024 di Bengkalis, Ini Pesan Pj Sekda Kampar untuk Kontingen IGTKI - PGRI