Wali Kota Samarinda Paparkan Best Practice Pengelolaan Air di World Water Forum 2024

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Jumat, 24 Mei 2024 | 20:55 WIB
Wali Kota Samarinda Andi Harun memberikan keterangan saat konferensi pers di Media Center World Water Forum, Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Rabu (22/5/2024). Konferensi pers tersebut membahas tentang kebijakan lokal dan regional dalam pelaksanaan World Water Forum ke-10.
Wali Kota Samarinda Andi Harun memberikan keterangan saat konferensi pers di Media Center World Water Forum, Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Rabu (22/5/2024). Konferensi pers tersebut membahas tentang kebijakan lokal dan regional dalam pelaksanaan World Water Forum ke-10.

RIAUMAKMUR.COM - Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan best practice Kota Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) dalam menjaga sumber daya air dan meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Best practic tersebut disampaikan Andi saat menjadi salah satu pembicara kunci dalam Diskusi Panel Bersama 30 Negara pada Local And Governments Day 10th World Water Forum 2024 di Nusa Dua, Bali.

Dalam keterangan tertulis yang diterima pada Jumat (24/5/2024) Andi menyampaikan bahwa pengelolaan air di Kota Samarinda merupakan upaya kompleks yang membutuhkan kerja sama multi-pihak, termasuk pemerintah, organisasi masyarakat sipil, sektor swasta, dan masyarakat lokal.

Baca Juga: KLHK Dorong Pemuda dan Siswa Sekolah Adiwiyata Jadi World Water Warrior

"Kunci utama dalam pengelolaan air adalah kolaborasi dan komitmen bersama. Ketika semua pihak bersatu untuk mencapai tujuan yang sama, maka tidak ada halangan yang tidak bisa diatasi," ujar Andi Harun berbicara dalam bahasa Inggris.

Lebih lanjut, Andi Harun menjelaskan bahwa Pemkot Samarinda telah menerapkan berbagai strategi untuk menjaga sumber air dan meningkatkan pelayanan air bersih, antara lain:

Melakukan rehabilitasi dan pembangunan infrastruktur air, seperti bendungan, embung, dan jaringan pipa distribusi;

Meningkatkan edukasi dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian sumber air;

Menerapkan teknologi pengolahan air yang ramah lingkungan;

Memperkuat regulasi dan penegakan hukum terkait pengelolaan air.

Upaya-upaya tersebut telah menunjukkan hasil yang positif. Saat ini, akses air bersih di Kota Samarinda mencapai 80 persen dan kualitas airnya terus meningkat.

Baca Juga: World Water Forum ke-10 Resmi Ditutup, Hasilkan Proyek Air dan Sanitasi Seniai USD9,4 Miliar

"Kami terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat Samarinda. Kami yakin bahwa dengan kerjasama dan komitmen bersama, kita dapat mencapai tujuan untuk mewujudkan Samarinda yang sejahtera dan berkelanjutan," kata Andi Harun. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X