Pada 2024, Kebutuhan Hewan Kurban Pekanbaru Diprediksi Meningkat 2,5 Persen

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Selasa, 28 Mei 2024 | 15:38 WIB
Kepala Distankan Kota Pekanbaru Muhammad Firdaus
Kepala Distankan Kota Pekanbaru Muhammad Firdaus

RIAUMAKMUR.COM - Kebutuhan hewan kurban di Kota Pekanbaru pada momen Iduladha 1445 Hijriah bakal mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. Diprekdiksi terdapat peningkatan kebutuhan sekitar 2,5 persen.

Kebutuhan hewan kurban pada momen Idul Adha tahun lalu sekitar 8.000 ekor. Sedangkan tahun ini estimasi jumlah hewan kurban bertambah 200 ekor.

"Apabila tahun tahun lalu sekitar delapan ribu ekor, tahun ini ada peningkatan 2,5 persen," terang Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru Muhammad Firdaus melalui keterangan pers pada Senin (20/5/2024)

Baca Juga: Sempat Diblokir Sementara Karena Insiden Ini, Aktor Story of Kunning Palace Zhou Junwei Akhirnya Comeback Main Drama Lagi

Tim dari bidang peternakan terus melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan kurban. Mereka ingin memastikan bahwa hewan kurban dalam kondisi sehat.

Dirinya menyadari bahwa tim belum memeriksa seluruh penampungan hewan kurban. Mereka baru memeriksa tiga ribu hewan kurban dari target sekitar delapan ribu ekor hewan kurban.

Pemeriksaan dilakukan untuk melihat hewan kurban cukup umur seperti sapi minimal berusia dua tahun. Petugas juga memeriksa kondisi fisik hewan kurban yang tidak cacat.

Baca Juga: Kini Semakin Percaya Diri dan Populer di Luar Negeri, Netizen Korea Minta aespa Kembali Tampil di Coachella

"Kita sudah mendatangi beberapa tempat penampungan hewan kurban, kita lakukan pemeriksaan kesehatan di sana," ujarnya.

Firdaus mengingatkan kepada pengelola penampungan hewan kurban harus memiliki dokumen kesehatan. Apalagi hewan kurban seperti sapi atau kambing kebanyakan berasal dari luar Pekanbaru.

Ada yang berasal dari sejumlah daerah di Pulau Jawa. Hewan kurban juga didatangkan dari sejumlah daerah seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, Lampung hingga sejumlah daerah di Riau.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X