Gerakan Nasional BBI dan BBWI Turut Andil Tingkatkan Investasi Banten

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Selasa, 28 Mei 2024 | 18:36 WIB
Plh Sekda Banten, Virgojanti usai mengikuti FGD Pelaksanaan Gerakan Nasional BBI Produk Dalam Negeri (PDN) dan BBWI di Hotel Fairmont Senayan, Jakarta. Gambar oleh Biro Administrasi Pimpinan dan Protokol Setda Provinsi Banten
Plh Sekda Banten, Virgojanti usai mengikuti FGD Pelaksanaan Gerakan Nasional BBI Produk Dalam Negeri (PDN) dan BBWI di Hotel Fairmont Senayan, Jakarta. Gambar oleh Biro Administrasi Pimpinan dan Protokol Setda Provinsi Banten

RIAUMAKMUR.COM - Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) memberikan dampak signifikan dalam mendorong investasi di Provinsi Banten terutama dalam meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi antar wilayah dan daerah. 

Plh Sekda Banten, Virgojanti mengatakan BBI & BBWI mampu mendorong produktivitas daerah, meningkatkan iklim usaha bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Mendorong masyarakat mencintai produk-produk dalam negeri, serta pengadaan barang dan jasa dengan tingkat komponen dalam negeri yang perlu terus dikembangkan,” kata Plh Sekda Banten, Virgojanti usai mengikuti FGD Pelaksanaan Gerakan Nasional BBI Produk Dalam Negeri (PDN) dan BBWI di Hotel Fairmont Senayan, Jakarta beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Dinsos Tuban Gelar Sosialisasi Permensos Nomor 4 Tahun 2021 Tentang Undian Gratis Berhadiah

Dijelaskan Virgojanti, Gernas BBI dan BBWI penting dalam rangka menumbuhkembangkan pelaku-pelaku UMKM di Indonesia juga di Provinsi Banten dalam rangka meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat.

“Para pelaku UMKM kita dorong untuk punya kelas dan bisa diterima oleh masyarakat kita dalam rangka meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat. Muaranya pada peningkatan laju pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Bangga buatan Indonesia turut mendorong investasi di wilayah,” ucapnya

Menurut Virgojanti, ada pergeseran pada pelaku usaha. Semula tidak banyak yang bergerak di bidang farmasi dan peralatan kedokteran. Kini sudah mulai realisasi di bidang itu, khususnya di Provinsi Banten.

Baca Juga: Lepas 83 CJH, Penjabat Bupati Titip Doakan Maluku Tenggara

“Bangga buatan Indonesia dan penerapan TKDN dengan komponen dalam negeri 40 persen, yang biasanya dari luar negeri sekarang diproduksi di Indonesia, ini membuka kesempatan kerja dan lapangan usaha,” ucapnya. Ia berharap program ini terus didorong.

Ke depan, Virgojanti berharap agar terus tumbuh usaha-usaha baru yang lebih berpihak pada pengusaha lokal. 

Dalam kesempatan itu, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Odo RM Manuhutu mengatakan sejumlah tindak lanjut dari FGD ini diantaranya Pemda menjaga keberlanjutan pelaksanaan Gernas BBI/PDN/BBWI yang berdampak dan memberi manfaat bagi perekonomian daerah.

Baca Juga: Meraih Mimpi Sepak Bola Dunia: Turnamen BALI7s Usia Muda dengan Dukungan Bank Mandiri

Kemudian fokus pada pendampingan/pelatihan yang dibutuhkan UMKM pelaku wisata serta capaian target on boarding, transaksi, sertifikasi, realisasi belanja PDN, dan kunjungan wisatawan domestik.

Juga diharapkan kolaborasi seluruh Satker/OPD untuk pelaksanaan Gernas BBI/PDN/BBWI di masing-masing daerah termasuk penganggarannya. Membangun kolaborasi kegiatan bersama kabupaten/kota untuk mendapatkan manfaat yang optimal.

“Serta optimalisasi event besar yang berkualitas untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus meningkatkan transaksi penjualan UMKM guna membuat best practices dari berbagai Pemprov,” pungkas Odo RM Manuhutu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X