RIAUMAKMUR.COM - Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana mendapat apresiasi dari Tim Evaluator Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Itjen Kemendagri) RI. Apresiasi tersebut dilontarkan oleh sejumlah evaluator usai Lihadnyana memaparkan sejumlah capaian yang diraih selama memimpin Buleleng pada evaluasi Triwulan III tahun kedua yang berlangsung di Gedung Itjen Kemendagri, Jakarta (28/5/2024).
Sekretaris Itjen Kemendagri Ahmad Husin Tambunan dalam evaluasi menyebut menuturkan bahwa Lihadnyana sangat memahami upaya-upaya dalam menangani inflasi di Buleleng. Ia menilai Lihadnyana mampu secara detail menjelaskan upaya Pemkab Buleleng dalam pengendalian inflasi.
"Saya apresiasi bahwa Bapak sudah sangat paham terhadap penanganan inflasi. Apa yang sudah dipaparkan tadi mudah-mudahan bisa berdampak dalam menangani inflasi," ujarnya.
Baca Juga: Pj Ketua TP PKK Riau Buka Perhelatan Porseni IGTKI PGRI Riau 2024 di Bengkalis
Hal senada juga disampaikan Azwan, Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Daerah (PPUPD) Ahli Utama. Ia menyebut bahwa apa yang sudah dipaparkan Lihadnyana disertai dengan bukti-bukti sudah mendekati sempurna. Untuk itu, ia mengapresiasi atas capaian dari sejumlah program kegiatan unggulan yang dirancang.
"Berikutnya, perlihatkan kemajuan kegiatan unggulan tersebut selama Bapak menjabat. Bila itu ditampilkan, akan menjadi prestasi untuk Bapak,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga memuji reformasi birokrasi yang sudah dilakukan di Buleleng. Meski demikian, pihaknya meminta agar ada hasil evaluasi internal yang dilakukan oleh Inspektorat Daerah terhadap proses reformasi birokrasi tersebut.
Baca Juga: Menkop UKM Tekankan Pentingnya Peningkatan Kualitas Industri Furnitur di Indonesia
"Nilai komitmen peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN) di Buleleng sudah bagus. Nanti dilengkapi juga laporannya atas realisasi P3DN tahun 2023," tambah Azwan.
Hal lain yang menjadi perhatian evaluator adalah terkait capaian transaksi elektronik di Buleleng. Evaluator lainnya, Muhammad Dimyati yang juga PPUPD Ahli Utama Itjen Kemendagri turut mengapresiasi pelaksanaan transaksi elektronik yang diterapkan Pemkab Buleleng. Ia pun mendorong percepatan penerapan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) di Buleleng. "Berikutnya kami minta realisasi transaksi KKPD itu untuk apa saja," katanya.
Pada evaluasi tersebut, Lihadnyana hanya diminta memaparkan lima indikator prioritas dari sepuluh indikator wajib yang harus dilaporkan. Lima indikator itu yaitu penanganan inflasi, stunting (tengkes), kemiskinan ekstrem, pengangguran, dan penyerapan anggaran.
Artikel Terkait
POLIS Permudah Pelayanan Jasa Laboratorium Lingkungan Pontianak
Polda Riau Gelar Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas
Gali Potensi Atlet, Pemkab Paser Kaltim Perbanyak Turnamen Olahraga
Pemprov Apresiasi Polda Riau Gelar FGD Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas
Lomba HKG ke-52, Pj Ketua TP-PKK Provinsi Bali Ajak PKK di Bali Eratkan Tali Persaudaraan
Harga Kelapa Sawit Mitra Plasma Naik Lagi Minggu Ini
Kolaborasi Kominfosanti dan Bawaslu Buleleng Ajak Masyarakat Cerdas Bersosial Media Jelang Pilkada
Riau Ikuti Expo Pengawasan Intern 2024 Akselerasi Pembangunan Oleh BPKP RI
Menkop UKM Tekankan Pentingnya Peningkatan Kualitas Industri Furnitur di Indonesia
Pj Ketua TP PKK Riau Buka Perhelatan Porseni IGTKI PGRI Riau 2024 di Bengkalis