RIAUMAKMUR.COM - Pemerintah Kabupaten Gayo Lues melalui DP3AP2KB Gayo Lues meresmikan 43 Kampung Keluarga Berkualitas (KB) di Bale Musara, Selasa (28/5/2024).
Peluncuran Kampung Keluarga Berkualitas tersebut dihadiri oleh Kapolres Gayo Lues, perwakilan Forkopimda lainnya, perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, para Asisten Setdakab Gayo Lues, para kepala SKPK terkait, IBI, para camat, para Pengulu, Penghulu, serta undangan lainnya.
Pj Bupati Gayo Lues melalui Asisten I Setdakab Gayo Lues dr. Nevirizal, M. Kes, M.H, Kes mengatakan, selaras dengan Pemerintah Pusat, Pemkab Gayo Lues telah menerbitkan peraturan bupati.
Baca Juga: Pj Wali Kota Pekanbaru Meninjau Pusat IPAL
"Ini tentunya menjadi pedoman untuk pelaksanaan kampung berkualitas khusus di Gayo Lues ini," ujarnya.
Ia mengatakan dengan adanya Kampung Berkualitas tersebut, hasil akhir yang ingin dicapai ialah sumber daya manusia yang berkualitas. Dimulai dari lingkungan keluarga yang memengaruhi lingkungan tersebut mulai dari anak-anak, balita, remaja bahkan sampai dewasa.
"Tentu kita berharap kepada keluarga dan lingkungannya untuk mencapai kualitas SDM yang seusai dengan harapan untuk kemajuan Gayo Lues ini," harapnya.
Baca Juga: Gubernur Jambi Dorong Pengusaha Perhatikan Hak-Hak Buruh
Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, Nur Zukrahayati mengatakan, sesuai dengan instruksi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, mengharapkan seluruh desa di Indonesia mempunyai Kampung Keluarga Berkualitas.
"Alhamdulillah hari ini Gayo Lues sudah menyelesaikan tugasnya, kita harapkan keluarga berkualitas ini bisa kita melaksanakan kegiatan sinegritas antar instansi terkait didalamnya," ujarnya.
Tambahnya, kegiatan dari kampung KB tersebut harus selalu dilaporkan dalam webnya. Kegiatan apa saja yang dilakukan harus dilaporkan, setiap hari dan setiap waktu.
Baca Juga: Cegah Banjir, PUPR Pekanbaru Rutin Normalisasi Drainase Jalan
"Untuk Provinsi Aceh kita harapkan 6.516 desa yang ada harus mempunyai keluarga berkualitas. Tapi, kita baru tercapai 6.078 desa. Jika kita lihat selisihnya sekitar 348 lagi, tidak termasuk hari ini. Dikurangin 43 desa ini tinggal sedikit lagi," tambahnya.
Lanjut dia berharap kabupaten/kota di Provinsi Aceh bekerja cepat agar bisa dicanangkan dan selesai pada 2024 ini.
"Kita berharap Kampung Keluarga Berkualitas ini dapat meningkatkan SDM keluarga mulai dari awal persiapannya, jangan ada anak-anak kita yang terkena stunting," katanya.
Artikel Terkait
Pj Bupati Nganjuk Melantik Pramuka Garuda Golongan Penggalang dan Penegak
Dramanya Sukses Besar Hingga Banyak Dijodoh-Jodohkan Penggemar, Kim Hyeyoon Ungkap Dirinya dan Byun Wooseok Hanya Rekan Kerja
Pemprov Kalsel Laksanakan Rapat Persiapan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting
Kabupaten Nganjuk Terima Penghargaan dalam SPBE Summit 2024
Cek Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Kota Langsa, Pj Wali Kota: Stabil dan Terkendali
Bikin Netizen Korea Kaget, Pose Mesra Penggemar Dengan Mark NCT Ini Habiskan Biaya Hingga Ratusan Juta Rupiah
Kepala BKKBN RI Apresiasi Rumah Singgah Stunting Desa Debut Maluku Tenggara
Cegah Banjir, PUPR Pekanbaru Rutin Normalisasi Drainase Jalan
Gubernur Jambi Dorong Pengusaha Perhatikan Hak-Hak Buruh
Pj Wali Kota Pekanbaru Meninjau Pusat IPAL