Kepala BKKBN RI Apresiasi Rumah Singgah Stunting Desa Debut Maluku Tenggara

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Rabu, 29 Mei 2024 | 15:41 WIB
Kepala BKKBN,Penjabat Bupati Malra dan Plt.Kepala BKKBN Provinsi Maluku foto bersama dengan penerima bantuan keluarga resiko stunting Desa Debut. foto : Rikhard/Mc.Malra
Kepala BKKBN,Penjabat Bupati Malra dan Plt.Kepala BKKBN Provinsi Maluku foto bersama dengan penerima bantuan keluarga resiko stunting Desa Debut. foto : Rikhard/Mc.Malra

RIAUMAKMUR.COM - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia,Hasto Wardoyo mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) mempercepat penurunan angka stunting melalui inovasi rumah singgah stunting Desa Debut.

Inovasi rumah singgah stunting,rumah dataku,kampung keluarga berkualitas di Debut telah menjadi percontohan di wilayah Indonesia Timur.

Gedungnya memadai, tempatnya bagus,lingkungannya bersih dan masyarakat mendukung dengan semangat.

Baca Juga: Cek Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Kota Langsa, Pj Wali Kota: Stabil dan Terkendali

“Saya apresiasi dengan semua ini. Setelah saya melihat sendiri, ternyata memang pantas menjadi juara di wilayah Indonesia timur”ungkap Wardoyo pada pada fasilitasi intensifikasi dan integrasi pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan kesehatan reproduksi di wilayah khusus Maluku Tenggara di Desa Debut,Selasa (28/5/2024).

Wardoyo menegaskan pelayanan di Posyandu merupakan kegiatan yang sifatnya gotong royong.

Desa Debut bisa menjadi kampung keluarga berkualitas di wilayah Indonesia timut karena menampilkan kearifan lokal dan budaya saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: Kabupaten Nganjuk Terima Penghargaan dalam SPBE Summit 2024

Peliharalah gotong royong karena nafas dari kegiatan kerakyatan ini adalah gotong royong.

Berbeda dengan dulu, saat ini semangat gotong royong semakin hilang dalam kehidupan bermasyarakat.

Saat ini perilaku pragmatis mulai merusak kehidupan gotong royong akibat ingin mengutamakan kepentingan pribadi.

Baca Juga: Pemprov Kalsel Laksanakan Rapat Persiapan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting

“Saya percaya ibu-ibu kader posyandu,bidan dan PKK di Desa Debut selalu mengutamakan semangat gotong saat memberikan pelayanan kepada masyarakat”katanya.

Kearifan lokal adalah bagian dari kegiatan masyarakat yang tidak boleh dihilangkan.

Oleh karena itu jangan menganggap bahwa kearifan lokal itu kalah dengan hal-hal yang modern.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X