RIAUMAKMUR.COM - Guna meningkatkan pengelolaan aset daerah secara efisien dan modern, Pemkab Tuban melalui Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Tuban permudah seluruh pihak yang ingin menyerahkan asetnya ke Pemkab melalui program sertipikat elektronik.
Kepala Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Tuban, Agung Tri Wibowo menjelaskan bahwa, sebagian besar aset yang disertipikatkan adalah jalan, yang jumlahnya terus meningkat setiap tahun.
Selain itu, puskesmas dan SD juga menjadi fokus utama dalam program ini. Untuk itu, BPKPAD Tuban turut aktif mendata desa-desa yang ingin menyerahkan aset mereka untuk dikelola lebih lanjut melalui konferensi yang diselenggarakan di masing-masing kecamatan.
Baca Juga: Penyaluran KURMA Dukung Pengembangan UMKM di Kota Langsa
"Terutama aset-aset yang ada di Kabupaten Tuban yang paling banyak adalah jalan karena jalan itu semakin tahun semakin meningkat jumlah yang diserahkan ke pemkab. Selain itu juga ada yang besar seperti puskesmas dan SD," jelasnya, Rabu (29/5/2024).
Agung sapaan Kepala BPKPAD Tuban juga menggarisbawahi pentingnya proses ini dalam mengatasi kendala yang sering muncul terkait pembangunan infrastruktur seperti SD dan puskesmas. Alasannya, apabila suatu aset belum milik Pemkab Tuban, maka pemeliharaan yang bersumber dari APBD tidak bisa dilakukan.
"Selama ini kendala seperti pembangunan SD dan puskesmas terjadi jika aset tersebut bukan milik kita. Oleh karena itu, jika desa mau menyerahkan asetnya, kita akan segera proses agar segera menjadi aset milik pemkab," tambahnya.
Baca Juga: Hampir 70 Persen Jemaah Haji Asal Aceh Berusia di Atas 50 Tahun
Ketika ditanya perihal sertipikat yang masih berwujud fisik, jelas Agung, di tahun ini program sertipikat elektronik ini akan diprioritaskan pada aset-aset yang belum memiliki sertipikat.
Sementara untuk aset yang sudah bersertipikat, tidak akan dikonversi menjadi sertipikat elektronik. Hal tersebut lantaran fokus dari program ini ada pada aset-aset yang belum disertipikatkan, dengan target sebanyak 890 sertipikat pada tahun ini.
Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) itu juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Tuban, untuk aktif berpartisipasi dalam program ini apabila terdapat aset-aset yang rencananya akan diserahkan kepada pemkab.
"Apabila pemindahan sertipikat tersebut tidak bisa ditangani oleh Pemdes untuk diserahkan ke Pemkab, ini akan kita tangani dan kita sertipikatkan, untuk selanjutnya pemeliharaannya kita tangani sekalian,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Dinsos P3A Blora Gelar Rakor Bicarakan Regulasi Pencegahan Pernikahan Dini
PKK Diminta Arahkan Kader untuk Sejahterakan Warga di Desa
Big Match Ginting vs Lee Zii Jia dan Jonatan Christie vs Chou Tien Chen! Berikut Jadwal 7 Wakil Indonesia di Hari Kedua Singapore Open 2024
Perjuangan yang Tak Sia-Sia, Pasangan Sunjae - Im Sol Akhirnya Bahagia! Rating Episode Terakhir Lovely Runner Cetak Rekor
Pasangkan Yang Mi dan Gong Jun, Fox Spirit Matchmaker: Red Moon Pact Disebut Gagal Meski Baru Beberapa Hari Tayang! Benarkah?
Dinilai Prematur, PN Bengkalis Tolak Gugatan Empat Anggota Fraksi Golkar DPRD Bengkalis yang Enggan Dipecat Karena Pindah Partai
Buat Antusias, Jin Jadi Anggota Pertama BTS yang Selesaikan Wamil! Akan Kembali Dua Minggu Lagi
Youku Akhirnya Ikut Pertarungan Drama Kostum Minggu Ini, Drachin Wu Jinyan dan Wang Xingyue 'The Double' Umumkan Tanggal Tayang
Hampir 70 Persen Jemaah Haji Asal Aceh Berusia di Atas 50 Tahun
Penyaluran KURMA Dukung Pengembangan UMKM di Kota Langsa