ASDP Kebut Pengembangan Kawasan BHC sebagai Ikon Pariwisata Lampung

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Kamis, 13 Juni 2024 | 14:30 WIB
Kincir raksasa satu dari 26 wahana di Krakatau Park BHC . Foto : ASDP
Kincir raksasa satu dari 26 wahana di Krakatau Park BHC . Foto : ASDP

RIAUMAKMUR.COM - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melakukan percepatan pembangunan proyek Bakauheni Harbour City (BHC) yang lokasinya berdekatan dengan Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni sebagai upaya memperkuat transformasi bisnis inti perusahaan. BHC sendiri kini menjadi ikon baru pariwisata di Provinsi Lampung.

Ditambah lagi, ASDP sebagai BUMN memiliki tanggung jawab sebagai penggerak ekonomi di lokasi operasional perusahaan.

"ASDP berperan sebagai active player yang berkontribusi tidak hanya menyediakan akses transportasi penyeberangan, tetapi juga penyedia waterfront property dimana kami berekspansi mulai membangun properti mendukung destinasi pariwisata," ujar Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi dalam kegiatan Press Tour ASDP di kawasan BHC yang diikuti oleh 25 media massa nasional pada Rabu (12/6/2024).

Baca Juga: Menepis Keraguan dan Ketakutan Terdalam pada Mobil Listrik

Apalagi, lanjut Ira, kawasan Bakauheni Harbour City itu berada di pertemuan koridor strategis utama yakni Pulau Jawa dan Pulau Sumatera yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).

"Salah satunya saat ini kami sedang memacu pembangunan akses pejalan kaki atau jembatan layang (Skywalk) sepanjang 130 meter yang menghubungkan terminal Anjungan Agung dengan Krakatau Park. Per 2 Juni, progresnya sudah mencapai 66 persen. Kami harapkan bulan ini sudah rampung sehingga pergerakan wisatawan antarkedua fasilitas tersebut semakin mudah," tuturnya.

Tentunya, kehadiran Skywalk ini akan melengkapi fasilitas di area Siger Park BHC, yang mencakup Menara Siger BRI (tahap 1), Masjid BSI, Selasar Siger BTN, Siger Market Mandiri, Creative Hub BNI, area parkir, dan power house listrik, yang seluruhnya sudah selesai 100 persen.

Baca Juga: Kemenparekraf Bentuk TPPN Wujudkan SDM Pariwisata Berdaya Saing Global

Sedangkan untuk area Krakatau Park, fasilitas yang selesai 100 persen adalah Krakatau Park dengan 25 wahana, jalan akses tahap 1, power house listrik, parkir, dan jalan akses tahap 2. Di Krakatau Park, dari 26 wahana, sudah selesai 25 wahana, dan ada satu wahana, yang masih dalam proses perizinan pengoperasiannya.

Untuk mempermudah mobilisasi pengunjung, lanjut Ira, pembangunan jalan akses Krakatau Park menuju Siger Park saat ini juga telah rampung 100 persen.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan ASDP, Harry MAC mengatakan, pengembangan kawasan BHC berdampak luas, khususnya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan pariwisata baru di Provinsi Lampung.

Baca Juga: Revisi UU MD3 Bisa Dilakukan, Dasco Berpeluang Duduki Kursi Ketua DPR

Menurutnya, dengan eksistensi BHC, ASDP diharapkan menjadi hub kegiatan penyeberangan logistik dan penumpang serta pariwisata. "Dengan pergerakkan hingga 22 juta orang per tahun yang lalu lalang di lintasan Merak-Bakauheni, kami optimis pengembangan kawasan terintegrasi ini dapat memajukan perekonomian masyarakat di Lampung Selatan," tegas Harry.

Ia menambahkan, pengembangan kawasan waterfront tourism BHC berdampak besar terhadap kegiatan sosial maupun ekonomi khususnya di wilayah Lampung yang ditunjang beberapa potensi sekitar.

"Pada fase pembangunan tahap 1 ini, ASDP telah membuka 1000 lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar, seperti marbot Mesjid BSI, dan diperkirakan akan terus meningkat seiring berjalannya proyek ini. Siger Market juga telah diaktifkan setiap Ramadhan dan waktu tertentu sebagai wadah UMKM setempat memasarkan produknya," jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X