RIAUMAKMUR.COM - Polres Temanggung menggencarkan sosialisasi profesi polisi, memupuk rasa cinta anak pada Polri dan sekaligus memupuk rasa tertib berlalu lintas pada anak-anak, terutama kalangan siswa Taman Kanak-Kanak (TK).
Kepala Unit Keamanan dan Keselamatan Lalu Lintas (Kamsel Lantas) Polres Temanggung Inspektur Satu (Iptu) Suharyadi mengatakan, berbagai sosialisasi terkait dengan program Polri disampaikan jajaran Polres Temanggung pada masyarakat.
"Tidak hanya pada masyarakat umum, namun juga pada siswa TK. Kami lakukan edukasi terkait Polri dan program-programnya," kata Iptu Suharyadi, Kamis (13/6/2024) di Mapolres Temanggung.
Baca Juga: Hari ini Sebanyak 5.328 Jemaah Haji Riau Menuju Arafah
Ia mengatakan, dari Unit Lalu Lintas untuk Program Polisi Sahabat Anak ditujukan memberikan edukasi tentang tugas kepolisian, utamanya bidang lalu lintas, sehingga diharapkan anak-anak mengetahui tentang aturan lalu lintas, serta disiplin sejak usia dini.
"Kami perkenalkan profesi polisi terhadap anak dan untuk memupuk rasa cinta anak kepada Polri melalui program Polisi Sahabat Anak," jelasnya.
Iptu Suharyadi mengemukakan, ada kunjungan dari TK BIAS Temanggung yang ingin mengenal kepolisian, tugas dan kewajiban polisi pada masyarakat. “Edukasi perlu kita lakukan sejak usia dini, sehingga kelak ketika dewasa akan menjadi pelopor dalam keselamatan berlalulintas,“ imbuhnya.
Baca Juga: Wujudkan Pembangunan Berwawasan Kependudukan, UNRI Gelar Kuliah Umum Bersama BKKBN Riau
Lebih lanjut, Iptu Suharyadi mengatakan tidak hanya bidang lalu lintas saja, namun anak-anak TK juga diajak berkeliling Mapolres Temanggung, utamanya ke ruang pelayanan publik seperti SKCK, SIM, dan beberapa tempat lainnya, sehingga anak-anak juga mengetahui apa-apa saja tugas polisi selain tugas di lapangan.
“Kita perkenalkan ruang SIM dan juga SKCK, serta beberapa ruang lainnya, tidak hanya itu kita juga memberikan edukasi tentang kegunaan dari SKCK dan SIM,“ terangnya.
Dalam memberikan edukasi kepada anak-anak, pihaknya mengemas sedemikian rupa, sehingga anak menjadi senang dan bahagia. “Anak-anak usia dini lebih cenderung senang bermain, maka dari itu, edukasi yang kita berikan dilakukan dengan cara-cara yang menyenangkan, sehingga anak-anak memerhatikan dan tidak jenuh atau bosan,“ ungkap Iptu Suharyadi.
Baca Juga: HUT Bhayangkara, Kombes Manang Soebekti Pimpin Bersih-bersih Tempat Ibadah
Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak kepada seluruh pihak agar selalu menjaga betul anak-anaknya, sehingga saat dewasa nantinya dapat menjadi panutan dan tauladan yang baik bagi masyarakat, maupun lingkungan sekitarnya.
Artikel Terkait
2.211 calon mahasiswa baru dinyatakan diterima dari total 29.792 peminat di ITS lewat jalur SNBT 2024
Hasil SNBT 2024, Unair Terima 2.831 Camaba
Bank Indonesia Raih Opini WTP dari BPK
Khairul Umam - Indra Gunawan Eet Pastikan Maju di Pilkada Bengkalis, Siap Head to Head Untuk Wujudkan 'Clean Government'
Kontribusi Pertamina Capai Rp426 Triliun Pada Penerimaan Negara di Tahun 2023
Pertamina Jamin Stok LPG 3 Kg di Riau Aman Saat Iduladha 1445 H
Dibuka Presiden, Pj Gubri Hadiri Rakornas Pengendalian Inflasi dan TPID Award 2024
HUT Bhayangkara, Kombes Manang Soebekti Pimpin Bersih-bersih Tempat Ibadah
Wujudkan Pembangunan Berwawasan Kependudukan, UNRI Gelar Kuliah Umum Bersama BKKBN Riau
Hari ini Sebanyak 5.328 Jemaah Haji Riau Menuju Arafah