Patra Jasa Berhasil Kelola 82 Persen Limbah Hotel secara Mandiri

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Senin, 17 Juni 2024 | 14:30 WIB
Keberhasilan Patra jasa yang telah mengelola 82 persen limbah sampah secara mandiri/ foto: Pertamina
Keberhasilan Patra jasa yang telah mengelola 82 persen limbah sampah secara mandiri/ foto: Pertamina

RIAUMAKMUR.COM - Anak Usaha Pertamina sektor perhotelan yakni Patra Jasa berhasil mengelola 82 persen limbah sampah secara mandiri, sebagai bentuk berkomitmen dalam mengimplementasikan program waste management di lingkungan perhotelan.

Pjs VP Corporate Secretary Patra Jasa, Rina Martha mengatakan, langkah tersebut ditargetkan hingga lima tahun ke depan dengan mengurangi pembuangan sampah operasional ke landfill atau tempat pembuangan akhir, pilot project sebagai percontohan di Patra Bandung Hotel.

“Patra Bandung Hotel menjadi role model percepatan zero waste to landfill yang dipilih oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Bandung, hingga April 2024 Patra Bandung Hotel telah tercatat 82 persen berhasil mengelola dan menyisakan hanya 18 persen residu ke landfill kurun waktu Januari sampai dengan April 2024,” ujar Rina dikutip dari siaran pers Pertamina yang InfoPublik terima pada Minggu (16/6/2024).

Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Penumpang Libur Iduladha KAI Operasikan Kembali KA Mutiara Timur

Rina menyampaikan, dari program waste management,  terdapat kenaikan signifikan pengelolaan sampah mandiri dari 2023 yang mencapai 78 persen dengan total produksi sampah sebanyak 27.078 kilogram kurun waktu setahun.

Pencapaian angka tersebut diperoleh dari optimalisasi pemanfaatan limbah hotel dari aktivitasnya sehari-hari yang dilakukan Patra Jasa. Langkah pertama yang dilakukan dimulai dari sumber sampah yaitu sampah indoor dan outdoor yang kemudian dilakukan juga pemisahan antara sampah organik dan anorganik.

Sampah organik terdiri dari sisa makanan di Restaurant dan Kitchen hotel Patra Jasa yang kemudian diolah dengan metode penguraian menggunakan maggot (lalat bsf) dimana hasilnya dapat dijadikan sebagai pupuk atau media taman.

Baca Juga: Puncak Ibadah Haji, Jemaah Haji Diimbau Batasi Aktifitas Fisik

Sedangkan sampah kulit buah dan sisa-sisa buah diolah menjadi pupuk dengan metode Eco enzyme dan Mol. Untuk sampah outdoor akan dimasukkan ke dalam tong komposter yang kemudian diurai menjadi pupuk kompos.

Sementara itu, limbah anorganik akan dipilah menjadi tiga yaitu reuse, recycle dan residu. Untuk sampah recycle akan dijual kepada pengepul sampah, sampah reuse seperti slipper, shampoo dan bathfoam akan digunakan kembali setelah dilakukan tahap seleksi dan untuk sampah residu akan di buang ke TPA melalui pihak ketiga yang sudah terdaftar di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).

“Dengan menginap di hotel – hotel milik Patra Jasa, pengunjung dapat ikut berkontribusi terhadap kepedulian lingkungan, sosialisasi ini juga kerap diinformasikan ke pengunjung hotel melalui atribut banner, seperti yang diletakkan di restaurant dengan menginformasikan data sisa makanan hotel yang terbuang secara harian dan kampanye lainnya di area hotel,” ujarnya.

Baca Juga: Disbunak Barito Kuala Periksa Hewan Ternak Kurban Hingga Daging Layak Konsumsi

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso turut menyampaikan, Pertamina mendorong seluruh jajaran Grupnya untuk menerapkan bisnis dengan ramah lingkungan. Ia berharap program waste Management yang dilaksanakan Patra Jasa Hotel dapat menjadi role model di sektor perhotelan Indonesia.

“Harapannya langkah kepedulian ini berkontribusi terhadap upaya kita dalam pelestarian lingkungan, dan menjadi percontohan industri perhotelan,” ujar Fadjar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X