Pakar Siber Soroti Website Pemda Disusupi Judol

photo author
- Minggu, 23 Juni 2024 | 13:00 WIB
Pakar Keamanan Siber Dari Indonesia Cyber Security Forum (ICSF) Ardi Sutedja dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Jumat (21/6/2024). (Foto: RRI NET)
Pakar Keamanan Siber Dari Indonesia Cyber Security Forum (ICSF) Ardi Sutedja dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Jumat (21/6/2024). (Foto: RRI NET)

RIAUMAKMUR.COM - Pakar Keamanan Siber Ardi Sutedja menyoroti banyaknya website pemerintah daerah yang disusupi konten judi online (judol). Untuk itu, ia berharap Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) harus mengoptimalkan perannya untuk memberantas judol.

"Ini semua harus dilibatkan. Kita tidak ingin masalah ini terjadi berulang-ulang," kata Ardi yang sekaligus Ketua Indonesia Cyber Security Forum (ISCF) dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Jumat (21/6/2024).

Menurutnya, dalam pengerjaan website milik pemerintah maka harus standar minimal yang harus dimiliki developer website. Yaitu memiliki ISO 27001 yang mengatur Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Baca Juga: Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024, Ajang Promosi Sportainment Berkelas Dunia

"Ada lagi standarisasi mengenai langkah kerja. Itu prinsip dasar yang harus dilakukan," ujarnya.

Sebelumnya, Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Judi Online mengungkap ada sejumlah server pemda yang disusupi konten judi online. Terkait hal ini, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) tengah mendalami temuan tersebut. 

"BSSN sudah memonitor dan itu dilakukan oleh para hacker, masuk ke website-webiste server milik pemerintah dengan beberapa tahapan-tahapan melalui initial access, eksekusi, dan per sistem," ujar Ketua Satgas Pemberantasan Judi Online, Hadi Tjahjanto, Rabu (19/6/2024).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ikhwan RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X