Membaca Nyaring Picu Kegemaran Membaca Anak Sejak Dini

photo author
Ikhwan RM, Riau Makmur
- Minggu, 23 Juni 2024 | 15:00 WIB
Trainer dari Komunitas Reading Bugs, Julia, menyampaikan materinya pada kegiatan pembekalan teknik Membaca Nyaring di Makassar, Jumat (21/6/2024). (Foto: Perpusnas)
Trainer dari Komunitas Reading Bugs, Julia, menyampaikan materinya pada kegiatan pembekalan teknik Membaca Nyaring di Makassar, Jumat (21/6/2024). (Foto: Perpusnas)

RIAUMAKMUR.COM - Membaca bukanlah sebuah proses alami seperti berbicara. Membenamkan anak-anak dalam buku bacaan saja tidak akan mengajari mereka cara membaca. 

Membaca Nyaring (Read a Loud) merupakan metode membangun kegemaran membaca sejak dini. Otak, dengan stimulus yang tepat mengubah fungsi sistem neuron tertentu agar kita mampu membaca. 

Demikian disampaikan oleh Julia, Trainer dari Komunitas Reading Bugs, pada pembekalan teknik Membaca Nyaring di Makassar, Jumat (21/6/2024).

Baca Juga: Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024, Ajang Promosi Sportainment Berkelas Dunia

"Menjadi pembaca yang baik sangatlah penting bagi setiap anak, karena ini merupakan kunci untuk mengembangkan sebagian besar potensi mereka. Tanpa kemampuan membaca yang baik, anak-anak tidak akan dapat memperoleh manfaat dari semua peluang yang ditawarkan oleh pendidikan yang baik," ujarnya. 

Menurut Julia, efektivitas Membaca Nyaring harus melibatkan peran aktif orang tua, guru, dan pustakawan/pegiat literasi. Dari sini diharapkan tercipta lingkungan pendidikan yang mendukung dan mendorong minat membaca, serta perkembangan literasi anak-anak di masa depan.

Ia menambahkan, orang tua sebagai model pertama bagi anak-anak dapat mendorong mereka untuk membaca dengan cara yang menyenangkan dan membangun minat terhadap literasi sejak dini. Hal ini dapat dilakukan dengan membacakan cerita sebelum tidur, atau melibatkan mereka dalam kegiatan membaca di rumah.

Baca Juga: Tak Terduga, Suzy Pamerkan Foto Sedang Hang Out Dengan Song Hyekyo! Semakin Dekat Berkat Drama Baru?

Sementara di sekolah, peran guru amat krusial dalam membangun keterampilan Membaca Nyaring siswa. Guru secara aktif terlibat memberikan pengajaran teknik membaca dengan ekspresi dan intonasi yang tepat. 

"Buku-buku yang relevan dengan kurikulum dan kepentingan anak didik membantu meningkatkan pemahaman dan keterampilan berbicara siswa," ucap Julia.

Ia memberikan kiat, ketika Membaca Nyaring sisipkan proses interaksi dengan pendengar dengan cara mengajukan beberapa pertanyaan. Cara ini mengajak anak berpikir serta memahami cerita yang dibacakan. 

Baca Juga: Dianggap Lebih Easy Listening Dari How Sweet, Knetz Sebut Supernatural Harusnya Jadi Lagu Utama Comeback Korea NewJeans

"Fokus Membaca Nyaring adalah buku. Jadi, anak yang sedang dibacakan buku boleh memegang buku tersebut. Jangan takut buku rusak," ucapnya.

Sedangkan bagi pustakawan, penyediaan akses yang mudah, murah, dengan koleksi bacaan yang bervariasi dan menarik merupakan bagian dari tanggung jawab. Di luar dari tugas rutinitasnya, pustakawan dapat berperan sebagai mentor yang membimbing siswa ketika memilih buku yang sesuai dengan minat bacanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ikhwan RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X