RIAUMAKMUR.COM - Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar berkomitmen akan mengoptimalkan peran Pemerintah Provinsi Banten dalam mendukung agenda kerja nasional. Salah satunya terkait Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edutek Medika Internasional Banten.
Hal itu ditegaskan Al Muktabar saat hadir pada Rapat Koordinasi Pembahasan Rancangan Peraturan Pemerintah (PP) tentang KEK Edutek Medika Internasional Banten di Ruang Rapat Graha Sawala Gedung Ali Wardhana Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2024).
“Terima kasih kepada pemerintah pusat melalui Kemenko Bidang Perekonomian atas pembentukan KEK Edutek Medika Internasional Banten. Kita akan lebih mengoptimalkan peran Pemerintah Provinsi dalam mendukung agenda kerja nasional,” ucap Al Muktabar.
Baca Juga: BMA Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Bener Meriah dan Aceh Tengah
Lebih jauh ia mengungkapkan, dalam rakor telah disepakati beberapa poin penting dalam rancangan PP tentang KEK. Dijelaskannya, pengembangan KEK Edutek Medika Internasional di sektor kesehatan, pendidikan dan teknologi ini selain mendorong perekonomian wilayah juga meningkatkan investasi dan menciptakan lapangan kerja baru.
"Tentunya KEK ini sangat berefek besar bagi masyarakat Banten dan Negara Kesatuan Republik Indonesia karena KEK ini berskala internasional," ungkap Al Muktabar.
Pemerintah Provinsi Banten akan segera merumuskan agenda teknis skema KEK sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku seperti mempercepat akselerasi dengan masyarakat, sinkronisasi dan koordinasi bersama kabupaten dan kota dalam percepatan pembentukan KEK Edutek Medika Internasional Banten.
Baca Juga: Dilanda Kemarau, Aceh Besar Siaga Darurat Bencana Kekeringan
Sebagai informasi, rakor ini merupakan tindak lanjut surat Menteri Sekretaris Negara Nomor: B-315/M/D-1 HK.02.03/07/2024 tanggal 2 Juli 2024 tentang Persetujuan Izin Prakarsa Penyusunan tiga Rancangan Peraturan Pemerintah mengenai Pembentukan KEK.
Selain Rancangan PP tentang KEK Edutek Medika Internasional Banten, rakor juga membahas Rancangan PP tentang KEK Kesehatan Internasional Batam dan KEK Industri Hijau Bungku yang sebelumnya sudah diterima oleh Pemerintah Pusat melalui Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dengan memutuskan menerima usulan pembentukan tiga KEK melalui Sidang Dewan Nasional pada Mei 2024 kemarin.
Setelah itu, Dewan Nasional KEK merekomendasikan tiga KEK untuk ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah (PP).
Baca Juga: Personel Polsek Muara Batu Amankan Penyaluran BP-CBP Tahap 6
KEK Edutek Medika Internasional Banten telah memenuhi persyaratan pembentukan KEK sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan KEK.
Lokasi KEK terletak di Bumi Serpong Damai (BSD) Kabupaten Tangerang memiliki luas lahan 59,68 hektar dengan target realisasi investasi saat beroperasi penuh sebesar Rp18,8 triliun dan akan menyerap tenaga kerja sebanyak 13.446 orang.
KEK ini bergerak di sektor pendidikan dan pelayanan kesehatan internasional dengan pengembangan teknologi digital. Sedangkan kegiatan usaha pada KEK tersebut yaitu bidang pendidikan, riset, ekonomi digital, dan pengembangan teknologi, bidang kesehatan dan bidang industri kreatif.
Artikel Terkait
Jelang Comeback, FIFTY FIFTY Unggah Foto Spesial Ulang Tahun Keena Dengan Anggota Baru yang Buat Penasaran
Tak Hanya Cheeky Icy Thang, Dua Judul Ini Juga Sempat Dipertimbangkan Jadi Lagu Utama Full Album STAYC
Kembali Sapa Penggemar Usai Hiatus 10 Bulan, Visual Lia ITZY Dengan Rambut Pendek Ini Buat Netizen Terpesona
Lirik Lagu Kau Putuskan Tuk Mendua Dengan Dia Dibelakangku - Astrid Sartiasari
Lirik Lagu Baby I'am Dancing In The Dark - Perfect, Ed Sheeran
Direktur Regional III Bappenas Kunjungi Pulau Kei Besar Maluku Tenggara
Usai Buka Lomba Ketinting, Bupati Banjar Kunjungi Desa Belangian
Personel Polsek Muara Batu Amankan Penyaluran BP-CBP Tahap 6
Dilanda Kemarau, Aceh Besar Siaga Darurat Bencana Kekeringan
BMA Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Bener Meriah dan Aceh Tengah