Sejalan dengan hal tersebut, dilansir Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), PSAIMS dapat bantu memastikan kegiatan usaha minyak dan gas (migas) dapat aman dan andal.
Dengan penerapan PSAIMS, sistem tersebut dapat memberikan pondasi yang kokoh melalui cara yang terstruktur dan terukur dalam menghadapi tantangan ketidakpastian dan operasional yang kompleks di industri migas.
Penerapan PSAIMS dalam industri migas di Indonesia menjadi hal yang sangat penting, karena terkait dengan penuaan instalasi, risiko-risiko keselamatan, dan keberlanjutan operasional.
Hal ini disebabkan oleh industri migas Indonesia seringkali memiliki fasilitas yang telah beroperasi selama beberapa dekade, seperti halnya yang dijalankan oleh PT KPI. ***
Artikel Terkait
Pertamina Patra Niaga Siapkan 145.160 Tabung LPG 3 Kg Tambahan untuk Idul Adha di Riau
Kontribusi Pertamina Capai Rp426 Triliun Pada Penerimaan Negara di Tahun 2023
Pertamina Jamin Stok LPG 3 Kg di Riau Aman Saat Iduladha 1445 H
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024, Ajang Promosi Sportainment Berkelas Dunia
Hanya Cek Sampling 84 Tabung, Pertamina Pastikan Pengisian LPG Sesuai Standar
Pertamina Sumbagut Gelar Pelatihan UMK Academy 2024
Menengok Pertanian Hortikultura Lahan Gambut Kilang Pertamina Unit Sungai Pakning yang Sukses Ciptakan Pelopor Tani Siaga Karhutla
Pertamina Grup Manfaatkan Energi Hijau untuk Komunitas Hidroponik Sehati Kota Dumai
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Raih Penghargaan International CSR di London
Pertamina Sumbagut Raih Penghargaan International CSR di London