Baca Juga: BPBD Tuban Tanggap Kekeringan dengan Program Mas Lindra Berkibar
Di lantai satu, terdapat lebih dari 100 alat komunikasi yang pernah dipakai rakyat Indonesia, mulai dari kentongan, koran, koleksi radio yang dahulu dibawa penjajah, televisi, kamera, dan banyak lainnya.
Pada bagian lain juga nampak radio transistor Tjawang yang merupakan buatan lokal saat itu dengan pabrik yang berlokasi di daerah Cawang. Juga radio Ralin Philips dan Radio Telefunken yang diproduksi di luar negeri.
Demikian juga motor yang menemani Wakil Presiden Adam Malik bermerek Cyrus Sundapp 49cc, juga terpampang. Termasuk kendaraan-kendaraan yang saat itu disebut dengan Muviani dan menjadi kendaraan yang selalu dipakai juru penerang.
Ada juga meja putar piringan hitam yang digunakan RRI mulai tahun 1958 ditempatkan di kamar kontrol siaran sebagai kelengkapan peralatan studio untuk menunjang siaran sehari-hari.
Terdapat juga satu dari 10 ribu televisi bermerek Ralin Philips produksi Jerman yang dulu sempat disebarkan di Indonesia untuk menyaksikan Asian Games IV tahun 1962 di Jakarta.
Set film televisi Si Unyil juga ada di Muspen. Film ini pertama kali ditayangkan pada 5 April 1981 di TVRI. Unyil sangat dekat dengan kehidupan keseharian karena memang menceritakan kehidupan sehari-hari anak seorang petani.
Di museum ini terdapat juga bukti fisik mesin ketik huruf Jawa, mikrofon RRI Balong, pesawat penerima televisi pertama di Indonesia, kamera perekam pelantikan Presiden Soeharto pada 1971, sepeda motor juru penerang, seragam juru penerangan. Bahkan kamera untuk membuat film pertama buatan Indonesia, Darah dan Doa, yang syuting hari pertamanya pada 30 Maret 1950. Kelak pada tanggal yang sama diperingati sebagai hari film nasional. Film ini mengisahkan cerita Komando Daerah Militer III/Siliwangi dan pemimpinnya Kapten Sudarto saat berkirab menuju Jawa Barat.
Berbagai penghargaan di ajang perfilman juga dipamerkan, sebutlah Piala Bing Slamet, Piala Citra, Piala Sjaiful Bachri, Piala Vidya Widyawati, Piala Kartini, dan Piala Ismail Marzuki terpampang rapi.
Selain peralatan yang berada di dalam museum, di luar terdapat mobil-mobil bersejarah yang berjajar dengan rapi, antara lain mobil siaran luar Televisi Republik Indonesia (TVRI) dan Radio Republik Indonesia (RRI).
Artikel Terkait
18 Pendonor Darah Sukarela Kota Mojokerto Terima Satyalancana Kebaktian Sosial
Ecoton Pelajari Pencemaran dan Konservasi Sungai Brantas
Semarakkan HUT ke-79 RI, Pemkot Mojokerto Siapkan Sejumlah Kegiatan
Pascasarjana Unair Resmi Buka Program Summer School
Digital Theology Menjadi Tema Summer School 2024 di UKIM
Kecamatan Senori Tuban Prioritaskan Percepatan Penurunan Stunting
BPBD Tuban Tanggap Kekeringan dengan Program Mas Lindra Berkibar
Pemkot Surabaya Gelar Tanam Cabai dan Bawang Merah Serentak
Pangkoarmada II Hadiri Pembukaan Latihan Armada Jaya XLII 2024
Eri Tata Pasar Loak Dupak Jadi Icon Kota Surabaya