Bapanas Apresiasi Pemda dalam Pengendalian Inflasi Pangan 2024

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Selasa, 6 Agustus 2024 | 16:51 WIB
Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi dalam Rakor Pengendalian Inflasi Pangan yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri pada Senin (5/8/2024)/Foto : Humas Bapanas
Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi dalam Rakor Pengendalian Inflasi Pangan yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri pada Senin (5/8/2024)/Foto : Humas Bapanas

Baca Juga: Pj Gubernur DKI Imbau Pelajar Jauhi Rokok dan Narkoba serta Bijak Gunakan KJP

Dalam kesempatan yang sama, turut diberikan Dana Insentif Fiskal oleh Kementerian Keuangan kepada empat Pemerintah Provinsi dan 50 Pemerintah Kabupaten/Kota yang berhasil menjaga laju inflasi pada periode termin pertama 2024, dengan harapan dapat meningkatkan kinerja Pemda di bulan-bulan mendatang.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara meminta seluruh Pemda untuk menjaga stabilitas harga, termasuk pangan. Menurutnya, upaya menjaga stabilitas harga perlu dilakukan bersama Pemda karena mereka memiliki kemampuan memantau langsung di lapangan, salah satunya memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan dari sentra produksi ke wilayah konsumen dengan harga yang wajar.

"Di tingkat pemerintah pusat, pemerintah mengucurkan berbagai program untuk memastikan harga-harga tidak meningkat, termasuk memberikan subsidi dan kompensasi untuk bahan bakar minyak, LPG 3kg, dan listrik. Ini adalah program-program dari APBN langsung, dan sebagian oleh Pak Arief sebagai Kepala Bapanas yang menjaga harga-harga secara keseluruhan," terang Suahasil.

Baca Juga: DLHK Palembang Apresiasi Pertamina dalam Melestarikan Lingkungan Hidup

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan bahwa Dana Insentif Fiskal diberikan untuk menciptakan iklim yang kompetitif antar Pemda guna mendorong pengendalian inflasi baik di tingkat daerah maupun nasional. Sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Daerah, dan masyarakat akan menghasilkan stabilitas nasional, termasuk dalam pengendalian inflasi.

"Acara ini sangat dinanti-nanti karena pemberian Dana Insentif Fiskal adalah salah satu instrumen kita untuk menciptakan iklim yang kompetitif antar daerah. Inflasi nasional tidak hanya tergantung pada kerja pemerintah pusat, tapi juga pada kerja dari 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota," sebut Tito.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X