RIAUMAKMUR.COM - Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi mengatakan RSUD Komodo memiliki peran penting dan sangat strategis dalam upaya menjamin mutu pelayanan kesehatan sekaligus mendukung pariwisata superprioritas.
“Sebagai rumah sakit yang berada di daerah destinasi pariwisata superprioritas, RSUD Komodo memiliki peran penting dan sangat strategis dalam upaya menjamin mutu pelayanan sekaligus mendukung pariwisata superprioritas, oleh karena itu perlu terus ditingkatkan kapasitas layanannya yang bertaraf international melalui penyedian fasilitas layanan yang unggulan salah satunya adalah penyediaan Layanan Cathlab Jantung,” ujar Bupati Edi saat menghadiri peresmian perluasan layanan kardiovaskuler, yaitu layanan intervensi koroner atau cathlab jantung di RSUD Komodo Labuan Bajo, Jumat (10/8/2024).
Peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kunta Wibawa, dan Bupati Edi, disaksikan Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng, Direktur Utama RSUP Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita yang diwakili Direktur Medik Dan Keperawatan Dr. Muhadi, Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah dr.I Wayan Sudana bersama rombongan, Direktur Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah (Dr. Affan Priyambodo Permana, Sp.BS (K), Manajer Pelayanan Medik Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. I.G.N.G NGOERAH, Dr. I Gusti Agung Ayu Kusuma Arini, MARS, Kepala Dinas Kesehatan Adrianus Ojo, S.Si, Kaban Bapeda Petrus Antonius Rasyid, Direktur Utama RSUD Komodo dr. Maria Yosephina Melinda Gampar, Ketua Dewas RSUD Komodo Pater Marsel Agot, Dirut RS Shiloam, Dirut RS Sta. Yosefa, para Dokter Spesialis, dan Perwat RSUD Komodo.
Baca Juga: Pj Bupati Buleleng Gelar Lomba Gerak Jalan 45 Km, Siapkan Hadiah Ratusan Juta
Menurut Bupati Edi, pelayanan Kardiovaskular ini adalah anugerah sekaligus kado kemerdekaan untuk masyarakat Manggarai Barat.
“Bulan Agustus adalah bulan kita rakyat Indonesia memperingati kedaulatan kita sebagai bangsa yang merdeka. Kegiatan kita juga sore hari ini mau mendeklarasikan kemerdekaan dari kecemasan kita, kecemasan masyarakat kita baik yang berdomisili di Manggarai Barat ataupun yang datang ke Labuan Bajo yang mengalami sakit jantung. Peristiwa hari ini mau menegasakan bahwa tidak usah cemas lagi karena RSUD Komodo telah menyediakan sarana yang memadai, tidak hanya itu juga tersedia SDM yang andal. Ini juga sekaligus kado kemerdekaan,” paparnya.
Lebih lanjut, Bupati Edi juga menuturkan bahwa Pemerintah Manggarai Barat bersama seluruh rakyat patut berbangga karena layanan kardiovaskular tidak ada di semua Kabupaten di NTT.
Baca Juga: Komitmen Penuhi Hak Anak, Nagan Raya Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak 2024
“Peresmian perluasan layanan kardiovaskuler di RSUD Komodo pada hari ini adalah peristiwa berahmat dan menjadi momentum bukti nyata hadirnya pemerintah dalam sebuah komitmen yang besar untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan sekaligus mendekatkan akses pelayanan bagi masyarakat terutama masyarakat yang membutukan pelayaan kardiovaskuler di Manggarai Barat,” ungkapnya.
Dijelaskannya pula bahwa dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terutama jantung, Pemda Manggarai Barat terus berupaya meningkatkan kemampuan SDM di RSUD, baik dokter spesialis, perawat, radiographer maupun apoteker, dengan mengirim tenaga kesehatan untuk mengikuti pelatihan di Rumah Sakit Pon Mahar Mardjnono, Jakarta, serta di RSUP Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita yang saat ini sudah bertugas kembali di RSUD KOMODO dan menjadi tim Cathlab di RSUD Komodo.
“Salah satu dokter spesialis jantung dan pembuluh darah sedang mengambil fellowship kardio. Penambahan dokter spesialis dan tenaga kesehatan lainnya akan terus ditingkatkan seiring dengan rencana pengembangan layanan. Tentu ini perlu kolaborasi dan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Rumah Sakit Pengampu,” ujarnya.
Baca Juga: Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo Raih Juara III Lomba Hadang di Kategori Putra
Bupati Edi berterima kasih Kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang banyak membantu RSUD Komodo dalam peningkatan sarana dan prasarana serta bantuan tenaga medis, juga kepada Rumah Sakit Harapan Kita sebagai Rumah Sakit Pengampuh Nasional Layanan Kardiovaskular dan Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah bersama tim sekaligus sebagai Rumah Sakit Pengampuh Regional Layanan Kardiovaskuler.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kunta Wibawa D.N., S.E, MA, Ph.D, menjelaskan bahwa Kementerian Kesehatan terus berupaya untuk mendekatkan pelayanan melalui program pengampu untuk beberapa jenis penyakit yang mematikan.
“Arahan Pak Menteri bahwa rumah sakit yang ada di Jakarta seperti Rumah sakit Harapan Kita bukan milik orang Jakarta saja tapi milik seluruh orang Indonesia, maka kita harus memberikan pelayan melalui program pengampuhan, kita harus mengampu rumah sakit-rumah sakit yang ada di daerah supaya bisa menjalankan operasi atau menjalankan perawatan untuk lima penyakit yang mematikan, jantung, kanker, stroke, ginjal, dan ibu/anak. Maka konsep pengampuan ini perlu dijalankan,” ujarnya.
Artikel Terkait
LAMR Buat Pameran Benda Peninggalan Rasulullah SAW Hingga 18 Agustus
KPU Kota Pekanbaru Tetapkan 789.236 DPS untuk Pilkada 2024, Bawaslu Ingatkan Hal Ini
Bawaslu Riau Gelar Sosialisasi dan Pentas Budaya di CFD Pekanbaru
Pemkab Siak Sambut Hangat Kedatangan Peserta Incolwis 2024 di Kota Pusaka
Hadiri Pesta Kuliner Sehat, Pj Gubri: Upaya Bersama Cegah Stunting
Peringatan Harganas ke-31 di Nagan Raya, BKKBN Tekankan Keluarga Berkualitas dan Penurunan Stunting
Pj Gubernur Gorontalo Hadiri Turnamen Balap Motor dan Mobil Piala Danrem 133/NWB
Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo Raih Juara III Lomba Hadang di Kategori Putra
Komitmen Penuhi Hak Anak, Nagan Raya Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak 2024
Pj Bupati Buleleng Gelar Lomba Gerak Jalan 45 Km, Siapkan Hadiah Ratusan Juta