RIAUMAKMUR.COM, JAKARTA - Ketua Umum Satkar Ulama Indonesia, yang Juga Ketua Fraksi Golkar MPR RI, Idris Laena mengecam kebijakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang melarang penggunaan jilbab bagi petugas Paskibraka wanita.
Menurut Idris Laena, pernyataan Kepala BPIP yang meminta petugas Paskibraka wanita melepas jilbab secara sukarela, adalah pernyataan konyol dan semakin meresahkan.
Pasalnya, lanjut Idris Laena, para petugas Paskibraka diharuskan mengisi formulir surat pernyataan diatas materi, yang didasarkan pada peraturan BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila) No 3/2022.
Serta diperkuat Surat Keputusan Kepala BPIP nomor 35/2024 tentang Standar Pakaian,Atribut dan Sikap Tampang Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA).
"Yang intinya menegaskan pentingnya keseragaman. Kecaman atas kebijakan tersebut akan terus bermunculan karena BPIP yang diharapkan mampu mengawal Pancasila sebagai Ideologi yang mempersatukan Bangsa Indonesia, yang majemuk dan beraneka Ragam, justru tidak mampu memahami esensi Pancasila yang sesungguhnya," jelasnya, Rabu malam (14/8/2024).
Pada pelaksanaan HUT 17 Agustus di Era Presiden Joko Widodo, sambungnya, justru di mulainya Tradisi Baru menggunakan pakaian adat untuk menggambarkan kemajemukan Bangsa Indonesia.
Dan itu sesuai dengan Semboyan Negara Republik Indonesia yaitu Bhinneka Tunggal Ika, yang artinya biar berbeda Beda tapi tetap satu juga.
Kebijakan Kepala BPIP yang menimbulkan polemik adalah kali keduanya, setelah sebelumnya yang bersangkutan membuat Pernyataan, yang juga menggemparkan dengan menyatakan bahwa musuh terbesar Pancasila adalah Agama.
"Sudah saatnya pemerintah mempertimbangkan untuk mengganti Kepala BPIP Yudian Wahyudi," tegasnya.***
Artikel Terkait
Ku simpulkan, aku suka, tapi apa iya Sialnya ku jatuh cinta, Lirik Lagu Lengkap Salma Salsabil Feat Basboi Berjudul Affa Iyah
Pelantikan Pengurus SMSI Kabupaten Buleleng, Menuju Era Digitalisasi dan Kolaborasi
Tiga Poin Utama Rapat FPRD: Tata Ruang Kalbar Lebih Berkelanjutan
Tiga Poin Utama Rapat FPRD: Tata Ruang Kalbar Lebih Berkelanjutan
Tantangan Makin Beragam, Pramuka Dituntut Berinovasi dan Jaga Solidaritas
Pemda Halmahera Barat Salurkan Rp15 Miliar untuk Pilkada Serentak 2024
Untungnya Bumi Masih Berputar Untungnya Ku Tak Pilih Menyerah, Lirik Lagu Lengkap Bernadya Berjudul Untungnya Hidup Harus Tetap Berjalan
Didukung Tiga Partai Besar, Abdul Wahid dan SF Hariyanto Maju di Pilkada Riau
Mungkinkah.. Mungkinkah.. Kau mampir hari ini Bila tidak mirip kau jadilah Bunga Matahari. Lirik Lagu Lengkap Sal Priadi Berjudul Gala Bunga Matahari
Waduh! Restoran Cepat Saji Ternama di Pontianak Ini Tunggak Pajak hingga Rp800 Juta