RIAUMAKMUR.COM – Pemerintah Aceh melalui Dinas Syariat Islam bekerja sama dengan Ikatan Da'i Indonesia (IKADI) Aceh Besar melaksanakan pelatihan bagi 80 da'i, imam, dan khatib se-Aceh Besar.
Pelatihan ini bertujuan untuk membentuk kader yang kompeten dalam menghadapi problematika akhir zaman.
Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Zahrol Fajri, menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pengembangan dan implementasi Syariat Islam di Aceh, sekaligus memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat.
Baca Juga: Pemkab Aceh Besar Sosialisasi Gerakan Edukasi dan Pemberian Makanan Bergizi
"Dinas Syariat Islam Aceh bertanggung jawab untuk melaksanakan tugas umum dan khusus Pemerintah Aceh, terutama di bidang Syariat Islam," ujar Zahrol kepada Media Center Aceh, Rabu (14/8/2024).
Sebagai koordinator pelaksanaan Syariat Islam di Aceh, Dinas Syariat Islam memiliki fungsi penting dalam menyiapkan dan membina sumber daya manusia, termasuk para da'i, imam, dan khatib yang berperan sebagai ujung tombak dakwah di tingkat gampong.
"Selama jantung kita masih berdetak, dakwah harus terus berjalan, dan semangat mensyiarkan ajaran Islam tidak boleh terputus hingga akhir zaman," tegas Zahrol.
Baca Juga: Polda Aceh Siap Amankan Peringatan 19 Tahun HDA
Peran da'i, imam, dan khatib sangat krusial di mata masyarakat, terutama dalam menangani berbagai persoalan keagamaan, memberikan tausiah rutin, serta membekali masyarakat dengan akidah, syariah, dan akhlak.
"Kami memahami banyaknya tantangan yang dihadapi, termasuk pengaruh budaya luar yang dapat mengikis nilai-nilai Islam di kalangan anak muda," jelasnya.
Zahrol juga menyoroti permasalahan sosial seperti peredaran narkoba, pendangkalan akidah, dan judi online yang menjadi tantangan besar.
Baca Juga: HUT ke-62, Pemda Minta PWRI Wonosobo Berperan Aktif Atasi Permasalahan Sosial
Ia menekankan pentingnya komitmen bersama untuk melaksanakan Syariat Islam secara kaffah di seluruh elemen masyarakat di Aceh, termasuk menggalakkan shalat berjemaah dan kajian rutin di masjid serta meunasah.
Ketua panitia pelatihan, Riski Saputra, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Syariat Islam Aceh, anggota DPRA, Ikadi Aceh Besar, dan unsur Dayah.
Peserta pelatihan tidak hanya ditantang secara intelektual, tetapi juga diperkaya dengan materi yang memperkuat dasar keilmuan sebagai da'i, imam, dan khatib.
Artikel Terkait
Lirik Lagu Galang Rambu Anarki - Iwan Fals
Awalnya Menjanjikan, Drama Dashing Youth Disebut Gagal Penuhi Ekspektasi Penonton! Skor Doubannya Jauh Lebih Rendah Dari The Blood of Youth
Zhang Ruonan Bakal Debut Jadi Pemeran Utama Drama Kostum Lewat Zhan Zhao Adventures, Lawan Mainnya Yang Yang!
Terima Penghargaan Kementerian Desa PDTT, Gubernur Kalsel Sukses Tuntaskan Desa Sangat Tertinggal
Gubernur Bersama Ketua TP PKK Kalsel Sampaikan Hasil Pembangunan Untuk Kesejahteraan Masyarakat
Kunjungi IKN, Bey Machmudin Tegaskan Komitmen Pemdaprov Jabar Laksanakan Kebijakan Nasional
Harvetnas 2024, TMP Kadilangu Bukti Pejuang Veteran Pertahankan Kemerdekaan
HUT ke-62, Pemda Minta PWRI Wonosobo Berperan Aktif Atasi Permasalahan Sosial
Polda Aceh Siap Amankan Peringatan 19 Tahun HDA
Pemkab Aceh Besar Sosialisasi Gerakan Edukasi dan Pemberian Makanan Bergizi