RIAUMAKMUR.COM – Dalam rangka mempersiapkan siswa agar menjadi warga dunia yang lebih sadar budaya, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bekerja sama dengan Tokyo Metropolitan Board of Education (TMBoE) menyelenggarakan Program Pertukaran Budaya 2024. Program itu, diikuti oleh 24 siswa dan 6 guru dari Tokyo yang mengunjungi Indonesia pada 26 hingga 30 Agustus 2024, dengan dua lokasi utama yaitu Jakarta dan Yogyakarta.
Menurut Anang Ristanto, Pelaksana Harian Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbudristek, tahun ini merupakan kali kedua program ini dilaksanakan, memberikan kesempatan yang berharga bagi pelajar Indonesia dan Jepang untuk saling belajar dan memperkaya pengalaman budaya.
“Di 2024, program ini tidak hanya diselenggarakan di Jakarta tetapi juga di Yogyakarta, yang dikenal sebagai Kota Pelajar. Kami berharap para siswa dapat mengeksplorasi kekayaan budaya, situs bersejarah, dan kehidupan mahasiswa di Yogyakarta, serta merasakan kehangatan keramahan masyarakatnya. Sementara di Jakarta, sebagai pusat ekonomi dengan lingkungan yang dinamis, para siswa akan mendapatkan perspektif yang lebih luas tentang keragaman sosial dan budaya Indonesia,” jelas Anang.
Selama di Jakarta, para peserta mengunjungi beberapa lokasi seperti PT Komatsu Indonesia di Cilincing, Universitas Indonesia, dan SMAN 61 Jakarta. Rofiur Rutab, Ketua Manajemen PT Komatsu Indonesia, menyatakan kunjungan itu merupakan kesempatan luar biasa untuk berbagi pengetahuan dalam industri alat berat sekaligus mempromosikan pertukaran budaya antara Indonesia dan Jepang.
Di PT Komatsu, para siswa mendapat wawasan tentang teknologi dan proses produksi serta berpartisipasi dalam sesi tanya jawab interaktif. Kunjungan ini bertujuan untuk menginspirasi dan memotivasi generasi muda dalam mengejar karir di bidang teknologi.
Di Universitas Indonesia, Rini Febriani, Pengelola Promosi Biro Hubungan Masyarakat dan KIP, menyambut baik kehadiran siswa-siswi dari Tokyo. "Ini adalah kesempatan berharga untuk menunjukkan komitmen UI terhadap pendidikan internasional dan mempererat hubungan akademis antara kedua negara," ungkapnya.
Baca Juga: Menpora Dito Apresiasi Desain Kostum Paralimpiade 2024 Karya Didiet Maulan
Kunjungan itu merupakan bagian dari inisiatif internasional yang bertujuan untuk memperluas wawasan dan memperkuat hubungan akademis serta budaya antara Indonesia dan Jepang. Sri Nuryanti, Kepala SMAN 61 Jakarta, berharap adanya pertukaran wawasan pendidikan, budaya, dan pertemanan antara siswa dan guru dari kedua negara.
Anang Ristanto menutup dengan menyampaikan harapan agar program ini terus berkembang dan melibatkan lebih banyak peserta di masa mendatang, serta ucapan terima kasih kepada TMBoE Jepang atas kesempatan yang diberikan kepada para siswa dan guru Indonesia untuk memperluas perspektif mereka dan membangun hubungan yang lebih erat antara kedua negara.
Artikel Terkait
Pemerintah Aceh Salurkan Bantuan Ultra Mikro Rp3,35 Miliar kepada 1.270 Mustahik
Abdul Wahid: UAS yang Meneguhkan Kebimbangan Saya untuk Maju sebagai Gubernur Riau
Pemprov Jalin Kerjasama dengan Perguruan Tinggi Ciptakan Anak Riau yang Unggul dan Cerdas
Polwan Polda Aceh Gelar Bakti Kesehatan untuk Disabilitas
Wakapolda Aceh Buka Rakernis Fungsi Ditbinmas 2024
KONI Jakarta Andalkan Bank Aceh untuk Kelancaran Transaksi selama PON Aceh-Sumut
Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi Setor Dividen Rp7,6 Miliar
Menpora Dito Ariotedjo Apresiasi Dukungan Sinergi Kelompok Usaha Indonesia untuk Atlet Olimpiade Paris 2024
Menpora Dito Apresiasi Desain Kostum Paralimpiade 2024 Karya Didiet Maulan
Maju di Pilkada Bengkalis, SANDI Ingin ASN dan Penerima Bansos Merdeka, Syahrial: Tidak Boleh Ada Beban Politik