Indeks Harga Saham Gabungan Ditutup Naik Level 7.658

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Kamis, 29 Agustus 2024 | 05:30 WIB
Seorang pengunjung sedang melintas di depan papan informasi saham di gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: Antara/Galih Pradipta)
Seorang pengunjung sedang melintas di depan papan informasi saham di gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: Antara/Galih Pradipta)

RIAUMAKMUR.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat dalam penutupan perdagangan Rabu (28/8/2024). Berdasarkan data RTI Business, IHSG naik 0,80 persen (60 poin) ke level 7.658.

Penguatan IHSG ditopang oleh naiknya nilai mayoritas saham. Sebanyak 311 saham nilainya mengalami kenaikan, 280 saham turun, dan 198 saham stagnan.

Volume saham yang diperdagangkan sebanyak 26 miliar lembar saham. Frekuensi perdagangan sebanyak 1,2 juta kali transaksi.

Baca Juga: Menpora Dito Ariotedjo Dukung Kejurnas BAVETI XI 2024 di Balikpapan

Total nilai perdagangan sebesar Rp11,6 triliun. Nilai kapitalisasi pasar mencapai Rp13.078 triliun

Tim Analis Phillip Sekuritas Indonesia menyebutkan IHSG menguat di tengah pelemahan bursa saham Asia. Sektor penopang penguatan IHSG sore ini adalah sektor energi, bahan baku, dan properti.

Sementara, mayoritas bursa saham di Asia melemah karena sentimen negatif pasar terhadap pernyataan Deputi Gubernur Bank Sentral Jepang. Ryozo Himino mengatakan Bank of Japan akan menaikkan suku bunga sepanjang inflasi bergerak sejalan dengan pandangan BOJ.

Baca Juga: Menpora Dito Ariotedjo Apresiasi Dukungan Sinergi Kelompok Usaha Indonesia untuk Atlet Olimpiade Paris 2024

"Dengan kata lain, pandangan BOJ tidak akan berubah terkait pemangkasan suku bunga, meskipun terjadi gejolak di pasar finansial awal bulan ini," kata Tim Analis Phillip Sekuritas Indonesia dalam analisisnya.

Sementara, data inflasi Australia menunjukkan laju tinggi dari perkiraan, yakni 3,5 persen di bulan Juli 2024. Sementara, estimasi inflasi diperkirakan sebesar 3,4 persen.

Hal tersebut mendorong pelaku pasar mengurangi ekspektasi terhadap peluang penurunan suku bunga dalam waktu dekat. Pasar berharap akan terjadi penurunan suku bunga dari 58 persen menjadi 48,4 persen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X