RIAUMAKMUR.COM - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang melakukan tranformasi kebidanan sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan RSUD Batang ingin menjadikan layanan kebidanan menjadi salah satu layanan unggulan dari RS tersebut.
“Lewat transformasi ini, RSUD Batang mengembangkan layanan kebidanan menjadi unggulan terutama penanganan ibu hamil. Makanya, tiap puskesmas di kecamatan, jika ada ibu hamil untuk melakukan rujukan ke RSUD Batang agar juga menangani masalah stunting,” terang Lani saat menghadiri customer gathering bertema ‘Transformasi Pelayanan Kebidanan’ di salah satu hotel di Kabupaten Batang, Kamis (29/8/2024).
RSUD Batang menggelar customer gathering yang bertujuan untuk memberikan motivasi baru kepada seluruh petugas kesehatan, medis, paramedis, dan manajemen untuk memberikan pelayanan yang terbaik.
Baca Juga: Pengemudi Ojek 'Online' Sampaikan Aksi Tuntut Kesejahteraan
Lani melanjutkan, transformasi kebidanan yang tengah dilakukan RSUD Batang untuk meningkatkan mutu pelayanan, yakni dengan penambahan dokter spesialis kebidanan, spesialis anastesi, dan spesialis patalogi anatomi.
RSUD Batang saat ini masih bertipe C karena berbagai persyaratan yang harus dicukupi agar statusnya bisa naik kelasnya. Namun demikian dengan dilakukannya transformasi kebidanan ini Lani berharap, meskipun RSUD bertipe C tapi dapat memberikan layanan kesehatan seperti RS tipe B, khususnya pada layanan kebidanannya.
Artikel Terkait
Cegah Mpox, Kemenhub Terapkan Penggunaan Aplikasi Satu Sehat
KPU Bekasi Pilih RSPAD untuk Pemeriksaan Kesehatan Paslon
KPU Catat Pendaftaran Pilkada Tingkat Kabupaten 212 Paslon
Tenun Ulap Doyo Turut Ramaikan Pameran Kriyanusa
Polisi Pasang Puluhan Unit CCTV Pantau PON 2024
KPK Sita Dokumen dari Rumah Bupati Situbondo
Presiden Akan Resmikan Jembatan dan Bendungan di Jabar
UIR Selidiki Kasus Dugaan Pelecehan Oknum Dekan terhadap Alumni
Dorong Kreativitas, Dispar Padang Gelar Pelatihan Musik untuk Pelaku Ekraf
Pengemudi Ojek 'Online' Sampaikan Aksi Tuntut Kesejahteraan