Mahkamah Agung Brasil Dukung Pemblokiran X

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Selasa, 3 September 2024 | 13:00 WIB
Pemilik aplikasi X, Elon Musk saat duduk di dalam sebuah ruangan (Foto: X/Elon Musk).
Pemilik aplikasi X, Elon Musk saat duduk di dalam sebuah ruangan (Foto: X/Elon Musk).

RIAUMAKMUR.COM - Panel Mahkamah Agung Brasil mendukung penuh keputusan hakim, untuk memblokir platform media sosial X di seluruh negeri.

Dukungan ini membendung upaya Elon Musk yang menggambarkan hakim sebagai otoriter yang ingin menyensor pidato politik di Brasil.

Panel yang terdiri dari lima dari sebelas hakim, termasuk Alexandre de Moraes. Hakim memutuskan pemblokiran setelah X menolak menunjuk perwakilan hukum lokal sesuai aturan yang ada. 

Baca Juga: Gempa Dangkal Terjadi di Luwu Timur

Platform X akan tetap diblokir sampai mematuhi perintah. X diwajibkan membayar denda yang melebihi $3 juta (46,6 miliar rupiah), dikutip dari Euro News.

X berselisih dengan de Moraes karena menolak memblokir pengguna dengan menuding bahwa de Moraes menginginkan perwakilan hukum lokal. Hal ini bertujuan agar otoritas Brasil dapat menekan perusahaan.

De Moraes juga menetapkan denda harian sebesar 50 ribu reais (Rp138,5 juta) untuk pengguna VPN yang mengakses X. Beberapa ahli hukum mempertanyakan dasar dan penegakan keputusan tersebut.

Baca Juga: Anggaran Santunan Kematian di Kota Pekanbaru Capai Rp 1 Miliar, Ini penjelasannya

Termasuk asosiasi pengacara Brasil yang akan meminta Mahkamah Agung meninjau ketentuan tersebut. Mayoritas panel mendukung denda VPN, hanya satu hakim yang menolak, kecuali jika pengguna terbukti melakukan kejahatan.

Banyak pengguna X di Brasil merasa terputus dan mulai berpindah ke platform alternatif seperti Bluesky dan Threads. Pemblokiran ini juga menyebabkan ketegangan antara de Moraes dan Starlink, penyedia internet satelit Musk. 

Musk mengeklaim bahwa de Moraes telah melanggar konstitusi Brasil dan menambahkan tuduhan setelah keputusan panel. Musk juga membuat akun X menerbitkan keputusan rahasia hakim yang diklaimnya melanggar hukum Brasil.

Baca Juga: AS Sita Jet Pribadi Maduro, Tuduhan Pembelian Ilegal

Namun, para ahli hukum mengatakan, klaim Musk tidak berdasar, bahkan rekan-rekan de Moraes mendukung keputusannya. Jika merujuk kasus tersebut ke seluruh majelis, dua hakim yang sebelumnya mempertanyakan keputusan de Moraes bisa menghalangi pemungutan suara.

Pemblokiran X menyebabkan de Moraes membekukan aset keuangan Starlink di Brasil untuk memaksa X membayar denda. Alasannya adalah kedua perusahaan adalah bagian dari kelompok ekonomi yang sama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X