Baca Juga: Perdana Dibuka, 232 Calon Mahasiswa Daftar Masuk Fakultas Kedokteran UMRI, Mayoritas Anak Riau
Bersama-sama memperkuat identitas kolektif. Yaitu, memperkuat rasa memiliki satu sama lain. Meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam bingkai hubungan kekeluargaan. Dipersatukan dalam budaya bersama, untuk meningkatkan solidaritas dan soliditas masyarakat.
Budaya adalah identitas, sehingga budaya mampu mempersatukan. Kita bersatu untuk melahirkan hal-hal positif bagi kemajuan daerah dan masyarakat.
Jasmono berpesan,menjelang Pilkada Serentak 2024, tentu akan ada gejolak dan gesekan sebagai bagian dari terlaksananya demokrasi.
Namun di atas semuanya itu, pemerintah daerah, aparat keamanan, penyelenggara pilkada, kelembagaan masyarakat dan seluruh warga masyarakat harus menempatkan semangat persatuan, kekeluargaan dan kebersamaan di atas segalanya.
Pilihan politik boleh berbeda, tetapi hubungan kekerabatan harus tetap dipelihara. Momen pilkada hanya sebantar, tetapi kebersamaan dan kekeluargaan akan berlangsung selamanya.
Pesan dari Yang Termulia Bapak Paus Fransiskus dalam kunjungan di Indonesia beberapa hari lalu, Indonesia adalah negara yang kaya, jangan kita miskinan negara ini dengan perbedaaan yang memecah belah. Perbedaaan adalah anugerah untuk mewujudkan harmoni bagi kehidupan.
Artikel Terkait
Wali Kota Dumai: Pentingnya Pendidikan Adab bagi Anak
Pj.Bupati Mura Hadiri Penyalaan Pertama Program Bantuan Pasang Baru Listrik
Pemerintah Dukung Pengolahan Produk Mentah Menjadi Barang Jadi untuk Ekspor
Ceramah di Sesko TNI: AHY Tekankan Pentingnya Pengaturan Tanah dan Tata Ruang
FHBN 2024, Penguat Identitas Budaya di IKN dan Kawasan Penyangga
Momen Kapolres Kampar Borong Dagangan di Lokasi Jalan Longsor
Perdana Dibuka, 232 Calon Mahasiswa Daftar Masuk Fakultas Kedokteran UMRI, Mayoritas Anak Riau
PSPS Pekanbaru Bungkam Persikabo 3-1
Menang 3-1, Begini Kata Pelatih PSPS Pekanbaru
Lebih dari 10 Ribu Orang Meriahkan Naval Base Open Day 2024 Koarmada II