Lestarikan Budaya dan Sejarah Kei, Pemkab Malra Peringati Hari Nen Dit Sakmas.

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Minggu, 8 September 2024 | 08:00 WIB
Pj.Bupati Maluku Tenggara bersama Pj.Ketua TP.PKK ziarah di makam Nen Dit Sakmas. Foto : Rikhard/Mc.Malra
Pj.Bupati Maluku Tenggara bersama Pj.Ketua TP.PKK ziarah di makam Nen Dit Sakmas. Foto : Rikhard/Mc.Malra

Baca Juga: Perdana Dibuka, 232 Calon Mahasiswa Daftar Masuk Fakultas Kedokteran UMRI, Mayoritas Anak Riau

Bersama-sama memperkuat identitas kolektif. Yaitu, memperkuat rasa memiliki satu sama lain. Meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam bingkai hubungan kekeluargaan. Dipersatukan dalam budaya bersama, untuk meningkatkan solidaritas dan soliditas masyarakat.

Budaya adalah identitas, sehingga budaya mampu mempersatukan. Kita bersatu untuk melahirkan hal-hal positif bagi kemajuan daerah dan masyarakat.

Jasmono berpesan,menjelang Pilkada Serentak 2024, tentu akan ada gejolak dan gesekan sebagai bagian dari terlaksananya demokrasi.

 

Namun di atas semuanya itu, pemerintah daerah, aparat keamanan, penyelenggara pilkada, kelembagaan masyarakat dan seluruh warga masyarakat harus menempatkan semangat persatuan, kekeluargaan dan kebersamaan di atas segalanya.

Pilihan politik boleh berbeda, tetapi hubungan kekerabatan harus tetap dipelihara. Momen pilkada hanya sebantar, tetapi kebersamaan dan kekeluargaan akan berlangsung selamanya.

Pesan dari Yang Termulia Bapak Paus Fransiskus dalam kunjungan di Indonesia beberapa hari lalu, Indonesia adalah negara yang kaya, jangan kita miskinan negara ini dengan perbedaaan yang memecah belah. Perbedaaan adalah anugerah untuk mewujudkan harmoni bagi kehidupan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X