RIAUMAKMUR.COM - Hari peringatan Pencegahan Bunuh Diri Sedunia jatuh pada 10 September 2024 ini. Tahukah Anda bahwa di Indonesia, masalah bunuh diri dan kesehatan jiwa menjadi masalah yang sangat penting, maka perlu mendapatkan penanganan yang tepat.
Agar semakin lebih peduli terhadap pencegahan bunuh diri di Indonesia, termasuk orang di sekitar.
Secara umum menurut American Association of Suicidology, jika dijabarkan secara menyeluruh, ada 11 faktor yang menyebabkan seseorang melakukan hal nekat seperti itu.
Baca Juga: Wapres Resmikan 14 Ruas Jalan di Kepulauan Riau
Berikut latar belakang, penyebab, hingga tanda-tanda seseorang melakukan bunuh diri. Simak lengkapnya di bawah ini.
[Mengapa Pemikiran Bunuh Diri Bisa Terjadi?]
Pemikiran bunuh diri selalu menjadi jalan pintas karena berusaha menghindar dari beragam masalah hidup. Tindakan untuk menghilangkan nyawa sendiri alias bunuh diri paling sering dilakukan adalah menegak racun atau obat dan berusaha untuk overdosis.
Perlu disadari bahwa perilaku bunuh diri bisa terjadi kepada siapa saja. Baik itu orang-orang dewasa maupun orang pada usia remaja, bahkan dalam beberapa kasus ada anggota keluarga yang tega menghabisi keluarganya sendiri.
Baca Juga: Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus, Status Siaga
[Selalu Ada Pemicu Untuk Melakukan Tindakan Bunuh Diri]
Dalam melakukan hal bunuh diri, masalah atau faktor inilah yang menyebabkan seseorang menjadi yakin untuk segera mengakhiri hidup. Padahal jalan pintas dengan melakukan bunuh diri seperti ini tidak akan menyelesaikan masalah, malah justru akan menimbulkan masalah baru.
Menurut American Association of Suicidology, jika dijabarkan secara menyeluruh, ada 11 faktor yang menyebabkan seseorang melakukan hal nekat. Diantaranya adalah:
1. Kehilangan Pekerjaan
2. Menjadi Korban Perundungan
3. Memiliki masalah dengan orientasi seksual
Artikel Terkait
BPKAD Kota Padang Tingkatkan Transparansi Keuangan Lewat Bimtek SIPD RI
Dikukuhkan, KIM Wara Aji Cangkringan Diharap Jadi Jembatan Informasi Antarmasyarakat dengan Pemda
Penuhi Hak-Hak Anak dengan Libatkan Mereka dalam Berbagai Kegiatan Positif
Disbud Buleleng Gelar Lomba Budaya untuk Pelestarian Warisan Tradisional
Pemkab. Seruyan Rutin Setiap Awal Bulan menggelar Siraman Rohani untuk ASN dan Non ASN
Kembangkan Energi Terbarukan, PLN Buka Peluang Kerja Sama dengan Perusahaan Jerman
Menhub Apresiasi Merger AP I dan II Menjadi PT Angkasa Pura Indonesia
Jadwal Wakil Indonesia di Babak Pertama Hongkong Open 2024, The Daddies dan Sabar/Reza Saling Berhadapan
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus, Status Siaga
Wapres Resmikan 14 Ruas Jalan di Kepulauan Riau