Kominfo Dapat Tambahan Anggaran Rp10 Miliar untuk Diseminasi Informasi Program Makan Bergizi Gratis

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Kamis, 12 September 2024 | 14:00 WIB
Menkominfo Budi Arie Setiadi dalam Rapat Kerja dengan Komisi I DPR RI (Humas Kominfo)
Menkominfo Budi Arie Setiadi dalam Rapat Kerja dengan Komisi I DPR RI (Humas Kominfo)

RIAUMAKMUR.COM – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendapatkan penambahan alokasi anggaran sebesar Rp10 miliar untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis dalam pagu anggaran 2025. Hal ini disampaikan oleh Menteri Kominfo, Budi Arie Setiadi, dalam Rapat Kerja bersama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Senayan, Jakarta, pada Rabu (11/9/2024).

Menurut Menkominfo, alokasi anggaran tambahan ini bertujuan untuk mendukung diseminasi informasi tematik terkait Program Makan Bergizi Gratis, bagian dari Program Strategis Pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka.

"Dukungan anggaran ini akan dialokasikan untuk pengelolaan dan penyebaran informasi tematik terkait program ini," jelas Budi Arie.

Baca Juga: DPR Soroti Penggunaan Pesawat Jet Pribadi Penyelenggara Pemilu

Dengan adanya tambahan tersebut, Pagu Anggaran Kominfo 2025 menjadi Rp7,73 triliun, yang menunjukkan penurunan sebesar 49,09 persen dibandingkan dengan pagu anggaran 2024 sebesar Rp17,78 triliun. Pagu ini terdiri dari:

Rupiah murni: Rp2,17 triliun,

PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak): Rp1,21 triliun,

BLU (Badan Layanan Umum): Rp3,58 triliun, dan

Pinjaman luar negeri: Rp773,25 miliar.

Budi Arie menyatakan bahwa meskipun terjadi penurunan anggaran, Kominfo tetap fokus menjalankan program transformasi digital, yang menjadi salah satu agenda utama Indonesia Emas 2045. "Melalui penguatan infrastruktur dan SDM digital, ekosistem digital yang inklusif, dan penciptaan ruang digital yang produktif, kami akan melanjutkan program transformasi digital nasional," ujarnya.

Baca Juga: Kemendag Imbau Pelaku Usaha Berhati-hati Bertransaksi dengan Bangladesh

Selain itu, Menkominfo mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp13,27 triliun untuk mendukung berbagai program transformasi digital, termasuk Proyek Digitalization on Broadcasting System (DBS) yang pelaksanaannya ditunda hingga 2025.

"Kami berharap program-program ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Indonesia, terutama dalam menghadapi transformasi digital nasional," pungkas Budi Arie.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X