Asisten II Setda Kampar Ikuti Rakor Inflasi Daerah, Kampar Alami Inflasi -0,03 Persen

photo author
Ikhwan RM, Riau Makmur
- Senin, 9 September 2024 | 22:30 WIB
Suasana peserta Rakor Inflasi Daerah dengan Kemendagri secara virtual
Suasana peserta Rakor Inflasi Daerah dengan Kemendagri secara virtual

RIAUMAKMUR.COM, KAMPAR - Asisten II Setda Kampar Suhermi ST mengikuti rapat koordinasi pengendalaian inflasi daerah yang diselenggarakan secara rutin setiap minggunya oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI), Senin (9/9/2024).

Rakor yang diikuti oleh Pemkab Kampar secara daring dilaksanakan di Ruang Zoom Meeting Lantai II Kantor Bupati Kampar. Rapat dipimpin secara virtual oleh Dirjen Bangda (Pembangungan Daerah) Restuardy Daud.

Dalam rakor ini yang ikut mendampingi Asisten II Setda Kampar Suhermi, ST, diantaranya Plt Kabag Perekonomian Purwoko, Forkopimda dan Perwakilan BPS Kampar.

Baca Juga: Tokoh Masyarakat Kampar dan Inhu Nyatakan Dukungan ke Paslon Bermarwah

Dirjen Bangda (Pembangungan Daerah) Restuardy Daud saat membuka rakor mengingatkan kembali untuk selalu membuat terobosan kreatif yang dilakukan oleh Kepala Daerah di wilayahnya masing masing agar tingkat infalsi dapat di tangani.

Untuk inflasi minggu pertama bulan September saat ini angka inflasi tahun ketahun sebesar 2,12 % dan inflasi bulan ke bulan sebesar -0,03 % dan Inflasi Kalender 0,87%.

Untuk minggu pertama komoditas yang mengalami kenaikan harga yaitu minyak goreng, bawang merah, dan daging ayam ras.

Baca Juga: OJK dan BEI Kolaborasi Edukasi Masyarakat Tentang Potensi Pasar Modal

Dirinya juga sampaikan, secara umum pada posisi Minggu ke 1 September 2024 harga Pangan Strategis relatif stabil.

Suasana Rakor Inflasi Daerah Minggu pertama bulan September di Kampar
Suasana Rakor Inflasi Daerah Minggu pertama bulan September di Kampar

Usai rakor tersebut, Asisten II Suhermi menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung upaya pengendalian inflasi, khususnya dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok di daerah.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan pangan serta komoditas penting lainnya, demi menjaga daya beli masyarakat," ujar Suhermi.

Baca Juga: Bawaslu Bengkalis Diminta Awasi Perangkat Desa yang Berpolitik Praktis, Ingatkan Ada Sanksi Pidana

Rakor ini juga membahas sejumlah kebijakan jangka pendek dan menengah yang akan diterapkan untuk menstabilkan inflasi di seluruh wilayah Indonesia. Menteri Dalam Negeri menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam merespons dinamika harga dan menghindari kelangkaan bahan pokok.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ikhwan RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X