RIAUMAKMUR.COM - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) melaksanakan Pelatihan Lanjutan Teknis Pengisian Data di Portal Satu Data Pemerintah Kota Padang (SDI Daerah) di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Aie Pacah, Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) pada Kamis (31/10/2024).
Pelatihan ini bertujuan memperkuat keterampilan dalam memasukkan data agar kualitas dan integrasi data di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat ditingkatkan.
Kegiatan ini diikuti oleh 51 peserta yang berasal dari 31 OPD, 10 bagian dari Sekretariat Kota Padang, dan 11 kecamatan.
Baca Juga: Jalan Longsor di Inhil Telah Fungsional, Diperkuat Sebelum Diaspal
Kepala Dinas Kominfo Kota Padang, Boby Firman, menekankan bahwa Satu Data Indonesia (SDI) adalah program nasional yang bertujuan untuk meningkatkan tata kelola data secara terpadu baik dari instansi pusat maupun daerah.
“Dengan adanya Satu Data Indonesia, diharapkan kita menghasilkan data dan informasi yang berkualitas sehingga kebijakan pemerintah juga menjadi lebih akurat. Data itu harus pasti, tidak boleh asal atau sekadar kira-kira,” jelas Boby.
Melalui pelatihan lanjutan ini, diharapkan para peserta dari setiap OPD dapat meningkatkan keterampilan dalam menginput dan mengelola data di portal SDI Daerah, sehingga data yang dihasilkan menjadi akurat, mutakhir, terpadu, dan mudah diakses serta dibagi pakaikan antar instansi pusat dan daerah.
Baca Juga: STAYC Kembali Ceria di MV GPT, Lagunya Kali Ini Tuai Respon Positif
Materi pelatihan mencakup prinsip-prinsip SDI, seperti standar data, metadata, interoperabilitas, kode referensi, serta cara menginput data statistik sektoral ke dalam portal SDI Kota Padang.
Pemkot Padang berharap agar kualitas data yang dihasilkan dapat mendukung perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan yang lebih efektif.
“Kami berharap setelah pelatihan ini, data yang dimasukkan dapat menjadi dasar bagi kebijakan di masa mendatang dan memudahkan akses serta berbagi pakai antar instansi pusat dan daerah,” ujar Boby.
Sementara itu, Kepala Bidang Statistik dan Persandian Daerah Diskominfo Padang, Devi Susanti Razif, menjelaskan bahwa OPD sebagai produsen data harus mampu menyajikan data sektoral yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami berharap data yang dihasilkan oleh OPD dapat menjadi dasar yang kuat untuk kebijakan di masa mendatang,” kata Devi.
Artikel Terkait
KPR Polbeng Uji Kelayakan dan Kepatutan Bakal Paslon Ketua dan Wakil Ketua BEM
Hujan dan Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang di Kabupaten Kampar
Gaya Rambut Pendek Zhao Lusi Untuk Promosi The Story of Pearl Girl Bikin Salfok! Makin Mirip Zhao Liying?
Dua Ahli Hukum Dihadirkan dalam Sidang Kasus Korupsi Plt Sekwan DPRD Riau
TWICE Siapkan Title Track Strategy Untuk Comeback Terbaru Mereka yang Dirilis Bulan Depan
Setuju dengan Program Rp 100 Juta per-RT, Tokoh Masyarakat Duri Darmizal Siap Menangkan SANDI
Bagaikan Konsep Segar di Era KPop Sekarang, Rap Anggota BABYMONSTER di Lagu Clik Clak Banjir Pujian Netizen Korea
STAYC Kembali Ceria di MV GPT, Lagunya Kali Ini Tuai Respon Positif
Dir Reskrimsus Polda Riau Awasi Ketat Harga Bahan Pokok Jelang Pilkada
Jalan Longsor di Inhil Telah Fungsional, Diperkuat Sebelum Diaspal