RIAUMAKMUR.COM - Provinsi Gorontalo terus mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk pembangunan sektor pertanian pada tahun 2025.
Dalam upaya tersebut Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo menggelar Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi di Swiss Bell Hotel Kota Manado, selama dua hari (7-8/11/2024). Rapat ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Pertanian dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo.
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Muljady D Mario, saat membuka acara tersebut menyampaikan arahan terkait program prioritas yang akan dibahas dalam rapat.
Baca Juga: Pj Bupati Pulang Pisau Serahkan Insentif Guru Mengaji dan Uang Pembinaan Peserta FASI
Program-program ini berlandaskan pada arahan Presiden dan Wakil Presiden di bidang pertanian, yang terdiri dari 17 program utama, termasuk upaya swasembada pangan, energi, dan air, serta penyediaan pupuk dan benih untuk petani.
Selain itu, ada pula delapan program prioritas untuk mempercepat pencapaian target di sektor pertanian, di antaranya:
1. Pemberian makanan siang dan susu gratis di sekolah serta bantuan gizi untuk anak balita dan ibu hamil;
Baca Juga: Menko PMK Pratikno: Inovasi Kesehatan Kunci Membangun SDM Unggul
2. Pengembangan produktivitas lahan pertanian melalui lumbung pangan di tingkat desa, daerah, dan nasional;
3. Program pompanisasi sebagai upaya mendukung perluasan areal tanam (PAT) dalam menghadapi dampak El Niño yang panjang. Untuk Provinsi Gorontalo, target PAT antara Maret hingga Oktober 2024 mencapai 8.304 hektare dengan realisasi mencapai 9.369 hektare atau 112,8 persen;
4. Target luas tanam (LLT) pada Oktober 2024 mencapai 8.402 hektare dengan realisasi 8.517 hektare atau 101,4 persen, sedangkan untuk November ditargetkan 7.435 hektare dengan capaian hingga 7 November 2024 sebesar 581 hektare atau 7,81 persen;
Baca Juga: Polda Sumbar Lepas 15 Ribu Bibit Ikan untuk Perkuat Ketahanan Pangan
5. Bantuan pompanisasi sebanyak 1.073 unit telah diterima dan dimanfaatkan 100 persen;
6. Progres kegiatan irigasi perpompaan mencapai 99 dari 124 unit atau sekitar 80 persen;
7. Program irigasi perpipaan telah mencapai realisasi 3 unit dari 40 unit yang dialokasikan atau 7,5 persen;
Artikel Terkait
Optimalisasi Jaringan di Kampar, Diskominfotik Riau Bahas Blank Spot dan Akses Data
Popda XIV Jatim 2024, Kabupaten Jombang Sapu Dua Medali Emas di Final Randori Kempo
Polda Sumbar Lepas 15 Ribu Bibit Ikan untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Cerita Rakyat Minangkabau Kini Hadir dalam Animasi Bahasa Isyarat
Pemkot Padang Siap Jalankan Visi Ketahanan Pangan Presiden Prabowo
Menko PMK Pratikno: Inovasi Kesehatan Kunci Membangun SDM Unggul
Hasil Survei Indeks Kemerdekaan Pers 2024: Kalimantan Selatan Raih Nilai Tertinggi
Riau Usulkan Tiga Tokoh Pejuang Jadi Pahlawan Nasional, Siapa Saja Mereka?
Perkumpulan Keluarga Nias Riau Siap Menangkan Paslon Gubernur Nomor Urut 1
Pj Bupati Pulang Pisau Serahkan Insentif Guru Mengaji dan Uang Pembinaan Peserta FASI