Baca Juga: DWP dan GOW Kabupaten Pulang Pisau Sosialisasikan BAAS
Dijelaskan, kemajuan sebuah bangsa bukan saja diukur dari kemampuannya mengejar pertumbuhan ekonomi. Namun, juga diukur dari kemampuan mengelola permasalahan sosial.
"Terkait perkembangan zaman, apakah pahlawan hanya milik masa lalu?, apakah dimungkinkan pahlawan saat ini mengingat koridor perjuangan fisik untuk mendirikan bangsa ataupun negara telah selesai dengan terbentuknya NKRI?, tentunya pertanyaan itu sangat sempit jika dikaitkan bahwa ladang perjuangan hanya pada saat pembentukan negara," terangnya.
"Tantangannya ke depan bahwa kita sepakat NKRI adalah untuk masa depan, rumah kita bersama sampai akhir hayat, tentunya ini membuka kesempatan bagi seluruh bangsa Indonesia untuk berbuat yang terbaik dalam koridor menjadikan NKRI sebagai bangsa yang bermartabat dalam pergaulan global. Siapapun berkesempatan untuk berjuang mempertahankan NKRI dan membangun kemajuan NKRI," imbuhnya.
Meski tugas para pahlawan terdahulu telah selesai dan berhasil mewujudkan NKRI, ucapnya, maka berikutnya kita berharap muncul sosok pahlawan yang memberikan pencerahan. Serta mampu memberikan harapan dan melakukan tindakan terhormat membawa bangsa Indonesia mencapai kemajuan di berbagai bidang kehidupan.
Hal tersebut, kata dia, dapat dilakukan oleh siapapun. Maka, kita berharap peringatan hari pahlawan dari tahun ke tahun tidak sekadar mengulang rutinitas semata. "Kita berharap pada setiap momen peringatan hari pahlawan, muncul semangat baru, muncul sosok warga negara Indonesia yang berhasil mengeluarkan inovasi baru untuk mengimplementasikan nilai kepahlawanan sesuai dengan tantangannya saat ini," harapnya.
"Pada akhirnya, jangan pernah lelah untuk berbuat yang terbaik, meneladani dan mewarisi nilai-nilai kepahlawanan. Mari kita implementasikan sifat-sifat kepahlawanan dan kesetiakawanan sosial di tengah masyarakat mulai dari diri kita mulai dari hal yang paling kecil yang dapat dilakukan di sekitar kita untuk kemaslahatan masyarakat," tandasnya.
Artikel Terkait
Misteri Buah Plajau, Camilan Hutan yang Kini Nyaris Hilang di Banjarmasin
DWP dan GOW Kabupaten Pulang Pisau Sosialisasikan BAAS
Pemkot Surabaya Siapkan Strategi Pengendalian Inflasi Menjelang Nataru 2025
Gunung Api Iya Naik Status ke Siaga, BNPB Ajak Pemkab Ende Belajar dari Erupsi Lewotobi Laki-Laki
Kemenko Polkam Dorong Kerja Sama Indonesia-Kamboja untuk Tangani Penipuan Daring dan TPPO
Pra Popnas Zona I 2024 Resmi Dibuka, Riau Targetkan Juara Umum
PSPS Siap Tempur, Aji Santoso Ungkap Strategi untuk Kalahkan Persikabo
Kadis Sosial Provinsi Gorontalo: Data Akurat Sangat Penting untuk Pengentasan Kemiskinan
Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo Gelar Rakor dan Sinkronisasi Program Tahun 2025
Jadwal Final Korea Masters 2024: Wakil Indonesia Bidik Dua Gelar