Cegah KLB di Sekolah, IDAI Ingatkan Pentingnya Vaksinasi

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Jumat, 15 November 2024 | 15:30 WIB
Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso mengingatkan pentingnya vaksinasi bagi anak-anak. (Ikatan Dokter Anak Indonesia)
Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso mengingatkan pentingnya vaksinasi bagi anak-anak. (Ikatan Dokter Anak Indonesia)

RIAUMAKMUR.COM - Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso mengingatkan pentingnya vaksinasi. Apalagi, belakangan terjadi peningkatan kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit di kalangan anak-anak di sekolah dan asrama.

Beberapa penyakit infeksi yang rentan ditularkan di lingkungan sekolah yaitu Mumps (gondongan), Varicella (cacar air). Kemudian Hepatitis A, dan Hand Foot Mouth Disease atau yang biasa dikenal dengan flu Singapura. 

"Vaksinasi merupakan salah satu cara paling efektif untuk mencegah penyebaran penyakit di kalangan anak-anak. Dengan vaksinasi, anak-anak dapat membangun kekebalan tubuh yang kuat terhadap berbagai penyakit menular dan berbahaya," kata dr Piprim dalam keterangannya yang dikutip rri.co.id, Kamis (14/11/2024).

Baca Juga: Kejagung Akui Ada Pegawai Kejaksaan Main Judi Online

Piprim menambahkan, rogram imunisasi yang lengkap dan tepat waktu dapat membantu menciptakan kekebalan kelompok. Sehingga dapat melindungi mereka yang tidak dapat divaksinasi. 

Piprim menilai, anak-anak lebih rentan terkena penyakit menular karena kontak erat bersama teman-teman di sekolah atau di asrama. Dengan demikian potensi penularan penyakit menular lebih tinggi. 

Anak-anak yang terinfeksi, kata Piprim, tidak hanya berisiko mengalami komplikasi kesehatan, tetapi juga dapat menularkan penyakit kepada teman-teman dan lingkungan sekitarnya. Bahkan ada beberapa sekolah asrama yang harus menutup sekolah karena KLB. 

Baca Juga: Pemira 2024/2025 Dimulai, KPR Polbeng Gelar Musyawarah Mufakat untuk Penetapan Ketua BEM dan HMJ

"Anak-anak yang sakit seperti Hepatitis A dengan gangguan fungsi hati berat perlu beristirahat lama hingga beberapa minggu. Ini amat mengganggu proses belajarnya," katanya. 

IDAI juga meminta orangtua meningkatkan kesadaran tentang pentingnya vaksinasi dan Perilaku Hudup Bersih Sehat (PHBS). Pelaksanaan program vaksinasi di sekolah-sekolah harus diperkuat, termasuk penyuluhan tentang manfaat vaksinasi dan penerapan PHBS. 

"Pencegahan wabah penyakit di sekolah dan asrama sangat bergantung pada upaya vaksinasi yang efektif. Dengan meningkatkan cakupan vaksinasi dan kesadaran masyarakat, kita dapat melindungi anak-anak kita dari penyakit menular dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman," ucap dr Piprim.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X