RIAUMAKMUR.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Siak, Arfan Usman, di hadapan Pj Gubernur Riau memaparkan kesiapan Kabupaten Siak dalam menghadapi pelaksanaan Pilkada serentak telah melakukan koordinasi yang solid bersama unsur Forkopimda, termasuk Polres Siak, Kodim, KPU, Bawaslu dan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami telah memastikan seluruh tahapan persiapan Pilkada, berjalan lancar termasuk netralitas ASN dan pengamanan TPS. Di Kabupaten Siak, terdapat 829 TPS yang tersebar di 131 kampung dan kelurahan, ditambah dengan satu TPS khusus di Lapas Siak,” ujarnya, saat mengikuti rapat persiapan dan kesiapan Pilkada serentak tahun 2024 di Provinsi Riau di Balai Serindit, Aula Gubernuran, Pekanbaru, Jumat (15/11/2024).
Rapat itu, dipimpin langsung Penjabat (Pj) Gubernur Riau, Rahman Hadi, didampingi Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, dan dihadiri kepala para Bupati/Wali Kota dan Kapolres/Ta dari 12 Kabupaten/Kota. Rapat ini bertujuan untuk menilai sejauh mana kesiapan daerah-daerah dalam menyukseskan Pilkada serentak yang akan digelar pada 27 November 2024 mendatang
Baca Juga: KPU Siak Targetkan 75 Persen Partisipasi Pemilih di Pilkada 2024
Arfan Usman menjelaskan, bahwa Pemkab Siak bersama Forkopimda telah menggelar apel-apel kesiapsiagaan dan menguatkan netralitas ASN melalui rapat-rapat koordinasi yang diadakan secara rutin bergantian di Polres, kantor bupati, dan Kodim.
“Rapat ini menjadi pendorong bagi kita semua untuk konsisten membangun koordinasi dan konsolidasi yang harmonis dalam mengawal Pilkada yang aman dan demokratis, khususnya di Kabupaten Siak,” sebutnya
Sementara itu, Pj Gubernur Riau Rahman Hadi, menekankan pentingnya sinergi antar-instansi dalam menjaga keamanan, netralitas aparatur, dan kelancaran proses demokrasi di Provinsi Riau. "Pilkada serentak ini bukan hanya tanggung jawab KPU dan Bawaslu, tetapi merupakan kewajiban kita bersama untuk memastikan pemilu yang aman, tertib, dan damai,” ujar Pj Gubernur Riau.
Baca Juga: Puncak Piala FFI Bertemakan 'Merandai Cakrawala Sinema Indonesia'
Pj Gubernur Riau berharap rapat koordinasi ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh pihak dalam mewujudkan Pilkada yang aman dan demokratis di Provinsi Riau. Ia mengimbau kepada seluruh penyelenggara untuk melakukan pengecekan intensif di daerah-daerah rawan. Diharapkan dengan langkah ini, potensi masalah yang timbul di lapangan bisa diatasi dengan cepat.
"Kami telah memetakan risiko dan mengambil tindakan pencegahan, dengan melakukan koordinasi bersama TNI dan Polri untuk menjaga keamanan selama pelaksanaan Pilkada. Ini tentu saja sebagai langkah memastikan bahwa masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya secara aman dan nyaman," pungkasnya.
Artikel Terkait
Yusril Minta Kasus Tujuh Tahanan Kabur Segera Diinvestigasi
Kronologi Pengusaha Surabaya Suruh Siswa Sujud dan Menggongong
FBI Ungkap Upaya Peretasan Besar-besaran dari Tiongkok
KSP: Evaluasi Kebijakan DMO Minyakita Perlu Dilakukan
Puncak Piala FFI Bertemakan 'Merandai Cakrawala Sinema Indonesia'
Suarakan Kondisi Sulit Rakyat di Mandau Saat Debat Pilkada Bengkalis, Paslon SANDI Makin Diminati Masyarakat Mandau
KPU Pekanbaru Rampungkan Pengesetan Surat Suara Pilkada Serentak 2024
Ekspor Riau Oktober 2024 Tumbuh Positif 20,82 Persen
Pemprov Riau Proses Pembebasan Lahan Flyover Garuda Sakti Pekanbaru
KPU Siak Targetkan 75 Persen Partisipasi Pemilih di Pilkada 2024