Akbar Faizal Kritik Gibran Soal Layanan Aduan Warga RI ke Istana hingga Pembelaan Warganet Untuk Sang Wapres

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Minggu, 17 November 2024 | 19:48 WIB
Poster Program Wapres RI Gibran terkait layanan pengaduan masyarakat. Begini pro kontra warganet di medsos.  (Instagram.com/@gibran_rakabuming)
Poster Program Wapres RI Gibran terkait layanan pengaduan masyarakat. Begini pro kontra warganet di medsos. (Instagram.com/@gibran_rakabuming)

RIAUMAKMUR.COM - Warganet di media sosial tengah menyoroti soal program pelayanan aduan masyarakat yang tengah dijalankan oleh Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Diketahui, masyarakat Indonesia bisa langsung mendatangi Istana Wapres RI untuk mengeluhkan masalahnya. Program ini telah resmi dibuka oleh Gibran sejak 11 November 2024.

"Mulai besok kami akan membuka pengaduan dari masyarakat Indonesia secara terbuka untuk umum," ujar Gibran dalam unggahan Instagram pribadinya @gibran_rakabuming, pada Minggu, 10 November 2024.

Di sisi lain, program pelayanan aduan masyarakat yang diusung oleh Gibran itu menarik ragam reaksi warganet di media sosial. Salah satunya datang dari seorang politikus Indonesia, Akbar Faizal, yang menyebut program itu sangat tidak logis untuk dijalankan oleh seorang Wapres RI.

Baca Juga: Korban Kecelakaan Tol Cipularang Capai 30 Orang, Cerita Keluarga Pengendara yang Selamat: Sempat Video Call hingga Nonton Berita

Akbar Faizal ke Gibran: Berpikirlah Lebih Besar  

Dalam cuitan Twitter pribadinya, Akbar Faizal menyebut pembukaan layanan pengaduan ke Istana Wapres RI merupakan gaya walikota atau bupati.

"Saudara Gibran, membuka pos pengaduan di kantor Wapres RI itu gaya walikota atau bupati yang tidak percaya kinerja anak buahnya," ujar Akbar Faizal melalui akun @akbarfaizal68, pada Selasa, 12 November 2024.

Baca Juga: Gunung Lewotobi Laki-Laki Kembali Erupsi pada Kamis, 7 November 2024: Begini Sejarah Letusan Puncak Berapi Kembar di NTT

Politikus Indonesia itu juga melempar kritik kepada Gibran untuk berpikir lebih besar dan lebih taktis tentang program layanan aduan masyarakat tersebut.

“Karena Anda sudah dilantik sebagai wakil presiden, maka berpikirlah lebih besar dan bertindaklah lebih taktis. Misal, membuat KPI (tolak ukur kinerja) yang jelas dan terukur pada setiap kementerian,” ungkap Akbar Faizal.

Kritik Program Layanan Aduan Masyarakat ke Istana

Dalam unggahan yang sama, Akbar Faizal juga menyoroti kedatangan masyarakat yang ingin mengadukan masalahnya langsung ke Istana Wapres RI. Menurutnya, hal itu tidak lucu jika setengah rakyat Indonesia mendatangi langsung Istana Wapres RI.

Baca Juga: Bey Machmudin: Tukar Gagasan CEO, Tumbuhkan Perekonomian Jawa Barat

“Tidak lucu kalau setengah rakyat Indonesia datang mengadu (ke Istana Wapres RI),” ungkap Akbar Faizal.

Di sisi lain, Politikus Indonesia itu mengaku tidak mengetahui terkait kesadaran Gibran sebagai Wapres RI dalam menyikapi masalah masyarakat di Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Sumber: Media Sosial

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X